Anggota Kodim 1425 Jeneponto Tak Rela Ditinggal Sang Komandan

Anggota Kodim 1425 Jeneponto merasa kehilangan sosok pemimpin yang mengayomi dan memiliki jiwa sosial tinggi selama 2 tahun 2 bulan.

Terkini.id,Jejeponto Anggota Kodim 1425 Jeneponto merasa kehilangan sosok pemimpin yang mengayomi dan memiliki jiwa sosial tinggi selama 2 tahun 2 bulan.

Wajah prajurit TNI Kodim  1425  Jeneponto yang tidak rela ditinggal sang komandan andalan itu terlihat pada acara ramah tamah dan pelepasan Letkol Arh Sugiri sebagai Dandim 1425 Jeneponto yang berlangsung di aula Makodim Jeneponto, Senin, 20 Mei 2019 kemarin.

Tak hanya prajurit TNI  Kodim  1425  Jeneponto yang merasa kehilangan sosok pemimpin andalan, namun para ibu-ibu Persit pun tak tahan membendung tangisnya, air matanya pun bercucuran disaat derap langkah Letkol Arh Sugiri bersama sang istri Renny Widyastuti menyalami satu persatu anggota Kodim 1425 berserta ibu-ibu Persit Kodim Jeneponto.

Sembari pamitan dengan anggota Kodim Jeneponto dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Dim Jeneponto,  tiba-tiba hujan pun turun menyertai pelepasan Letkol Arh Sugiri, sejumlah anggota Kodim pun berteriak ” alam pun tak rela Komandan andalan meninggalkan Kodim Jeneponto, Allahu Akbar,” begitu keharuan sang anggota yang tak rela Komandan andalannya meninggalkan Jeneponto.

Dengan sosok pemimpin yang sosial, disaat detik-detik pelepasannya sebagai Dandim Jeneponto, Letkol Arh Sugiri di datangi  tiga orang anak pemulung memeluk darinya seakan tak rela melepas komandan andalan.

Di acara ramah tamah dan pelepasan Letkol Arh Sugiri itu tak hanya di hadiri oleh Bupati, wakil bupati, Sekda, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan dan Pimpinan OPD Pemkab Jeneponto, ratusan tokoh masyarakat, namun para anak yatim dari beberapa panti asuhan di Jeneponto pun turut hadir melepas sang Komandan andalan.

Berita Terkait