Anies Baswedan Dituding ‘Mesra’ dengan Kelompok Radikal Imbas Bersyarat Reuni 212? Ini Respon Ferdinand

Terkini.id, JakartaFerdinand Hutahaean mantan politisi Partai Demokrat mengungkapkan rasa tidak habis pikir dengan adanya izin bersyarat atas gelaran reuni 212.

Menurut Ferdinand, keberadaan izin tersebut telah mengindikasi kedekatan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta dengan kelompok radikal.

“Ini semakin membuktikan bahwa memang Anies Baswedan dekat dengan kelompok raikal,” tuturnya.

Baca Juga: Tak Ada Foto Ferdinand Dalam Jeruji, Nicho Silalahi Desak Polisi...

Sebagaimana telah diketahui sebelumnya, panitia reuni 212 direncanakan akan menggelar pertemuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Eka Jaya selaku Ketua Panitia Reuni 212.

Baca Juga: Anies-Amran Akan Duet di Pilpres 2024, Pengamat: Semua Serba Mungkin...

Menurutnya, dalam pertemuan tersebut, pihak Pemprov DKI Jakarta akan diwakili oleh Sigit Wijatmoko selaku Asisten Sekretaris Daerah Bidang Tata Pemerintahan DKI Jakarta. Dikutip dari Galamedia. Senin, 29 November 2021.

Di sisi lain, ia juga menuturkan, pertemuan panitia reuni 212 dan Pemprov DKI Jakarta berada di bawah pendampingan tim dari Gugus Tugas Covid-19.

Hal itu dimaksudkan agar pelaksanaan reuni 212 sesuai dengan protokol kesehatan.

Baca Juga: Anies-Amran Akan Duet di Pilpres 2024, Pengamat: Semua Serba Mungkin...

“Jadi besok (hari ini, red) rapat dengan Pemprov DKI Jakarta. Kita ada pertemuan dengan Pemprov DKI dalam hal ini diwakili asisten tata pemerintahan dan juga ada tim dari Gugus Tugas Covid-19,” kata Eka.

Di samping itu, menurutnya, pertemuan tersebut juga ditempuh panitia reuni 212 sebagai upaya untuk memenuhi salah satu persyaratan yang diajukan Polda Metro Jaya.

 “Kita masih berusaha memenuhi apa yang disyaratkan oleh Kepolisian yakni rekomendasi Satgas Covid-19,”tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, acara reuni 212 akan digelar di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta.

Bagikan