Dokter Tifa Sebut Tak Punya Junjungan Manusia: Siapapun yang Maju Jadi Capres Saya Kritik Kalau Salah

Dokter Tifa Sebut Tak Punya Junjungan Manusia: Siapapun yang Maju Jadi Capres Saya Kritik Kalau Salah

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ahli Epidomologi Dokter Tifauziah Tyasumma atau akrab disapa Dokter Tifa mengaku tak punya junjungan manusia.

Menurutnya, junjungannya hanya Allah Swt, sehingga siapapun yang akan maju sebagai calon presiden (Capres) akan dia kritik jika berbuat salah.

Dokter Tifa menyampaikan jika dirinya akan mencermati terlebih dahulu siapapun yang menjadi capres nantinya akan mendapat kritikan jika melakukan kesalahan.

“Saya tidak punya junjungan manusia. Junjungan hanya Allah Swt. Siapapun yang maju jadi capres, adalah orang yang harus saya cermati baik-baik tindak-tanduknya saya kritik habis-habisan kalau salah”, kata Dokter Tifa, dikutip dari cuitannya, Sabtu 30 Juli 2022.

Dokter Tifa Sebut Tak Punya Junjungan Manusia: Siapapun yang Maju Jadi Capres Saya Kritik Kalau Salah

Sehubungan dengan ini, Dokter Tifa juga menyampaikan jika dirinya akan mengapresiasi siapapun pemimpin yang berbuat baik kepada rakyatnya.

Baca Juga

“Saya apresiasi kalau berbuat baik bagi rakyat, mau Namanya @jokowi @aniesbaswedan @ridwankamil”, ujarnya.

Sebelumnya, Dokter Tifa juga mengkritik Anies Baswedan terkait putrinya, Mutiara Annisa Bawsedan yang tak memakai jilbab.

Menurut Dokter Tifa, hanya satu yang menjadi kekurangan Anies jika ingin maju di Pilpres 2024, yakni memakaikan jilbab untuk putrinya.

“Dear @aniesbaswedan untuk 2024, Cuma kurang 1 langkahmu. Putrimu, Tia, Pakaikanlah Jilbab. Insya Allah 85% suara muslim dalam genggamanmu”, kata Dokter Tifa.

Dokter Tifa Sebut Tak Punya Junjungan Manusia: Siapapun yang Maju Jadi Capres Saya Kritik Kalau Salah

Terkait hal ini, Ahli Epidemologi itu menyebut jika cara sederhana yakni memakaikan jilbab untuk Tia, akan membuat Anies paripurna.

Sehingga dengan cara sederhana itu, Dokter Tifa berpendapat bahwa itu akan membebaskan umat muslim dari pembenaran dari apa yang dilakukan idolanya.

“Dengan cara sederhana ini, dirimu paripurna. Sekaligus membebaskan umat muslim dari pembenaran atas ketidakbenaran yang dilakukan idolanya”, tambahnya.

Selain itu, Dokter Tifa menyebut jika berjilab itu adalah perintah Allah kepada umat Muslimah dan kewajiban seorang Ayah untuk menegakkan perintah itu kepada putrinya.

Dengan demikian, menurut Dokter Tifa, jika perintah itu sudah ditegakkan oleh seorang Ayah, maka barulah dia bisa disebut sebagai pemimpin yang layak bagi umat.

Dokter Tifa Sebut Tak Punya Junjungan Manusia: Siapapun yang Maju Jadi Capres Saya Kritik Kalau Salah

“Jilbab itu perintah Allah kepada Muslimah. Wahai para Ayah, Tegakkanlah perintah Allah itu kepada anak perempuanmu. Baru kau layak menjadi pemimpin bagi umat”, ujar Dokter Tifa.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.