Selain membahas soal buzzer, Anies Baswedan turut menjawab pertanyaan mengenai kelanjutan nasib pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) apabila ia berhasil menjadi Presiden RI berikutnya.
Menurut Anies Baswedan, perihal kelanjutan pembangunan IKN, dirinya akan patuh terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.
“Jadi sederhanya kita ingin agar apa yang sudah dikerjakan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia. Saya sederhana saja hari ini, selama itu ada aturan perundangan-nya. Siapapun pejabat negara harus melaksanakan, jadi tidak bisa selera kita, keputusan itu harus dihormati,” ucapnya.
Anies Baswedan berpendapat ada kesamaan antara hal ini dengan seseorang yang hendak mendaki gunung.
Pendaki gunung akan beristirahat di tempat tertentu sambil memikirkan kemana kakinya akan melangkah.
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Disebut Gerombolan Babi dan Monyet, Guntur Romli: Buzzer Anies Baswedan Kok Sampe Stress Gini Ya!
- Chusnul Sindir Buzzer Anies Baswedan Soal Sumur Resapan: Penjilat Kena Tampar
- Sindir Maudy Asmara, Chusnul: Pantas MUI DKI Bikin Cyber Army Bela Anies, Buzzernya Sekarang Bungul-Bungul
- Ucapkan Terima Kasih ke Buzzer, Geisz Chalifah: Tanpa Mereka, Kita Tak Punya Alat untuk Kampanyekan Anies
“Jadi ketika setiap etape selalu muncul hal-hal yang harus diteruskan, dikoreksi dan dihentikan, dan hal baru yang dibawa,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
