Anies Baswedan Tegaskan Tidak Pernah Bayar Pasukan Untuk Bertempur di Media Sosial

Anies Baswedan Tegaskan Tidak Pernah Bayar Pasukan Untuk Bertempur di Media Sosial

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Selain membahas soal buzzer, Anies Baswedan turut menjawab pertanyaan mengenai kelanjutan nasib pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) apabila ia berhasil menjadi Presiden RI berikutnya.

Menurut Anies Baswedan, perihal kelanjutan pembangunan IKN, dirinya akan patuh terhadap peraturan yang berlaku di Indonesia.

“Jadi sederhanya kita ingin agar apa yang sudah dikerjakan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia. Saya sederhana saja hari ini, selama itu ada aturan perundangan-nya. Siapapun pejabat negara harus melaksanakan, jadi tidak bisa selera kita, keputusan itu harus dihormati,” ucapnya.

Anies Baswedan berpendapat ada kesamaan antara hal ini dengan seseorang yang hendak mendaki gunung.

Pendaki gunung akan beristirahat di tempat tertentu sambil memikirkan kemana kakinya akan melangkah.

Baca Juga

“Jadi ketika setiap etape selalu muncul hal-hal yang harus diteruskan, dikoreksi dan dihentikan, dan hal baru yang dibawa,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.