Terkini.id, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegur Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akibat kas pemerintah daerah ‘nganggur’ di bank.
Tito menegur setidaknya sepuluh kepala daerah yang membiarkan triliunan anggaran mengendap di bank.
Disebutkan kas nganggur DKI Jakarta mencapai Rp 12,9 triliun. Hal tersebut menuai reaksi dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Ia menilai fakta itu menunjukkan tanggung jawab pemprov yang selama ini rendah.
“Menandakan tanggung jawab pemprov terhadap apa yang diprogramkan rendah,” ujarnya beberapa hari lalu.
- Mendagri Minta Gubernur Sulsel Perkuat Ekonomi dan Keamanan Daerah
- Tito Karnavian Ancam Akan Datangi Langsung Daerah yang Belum Salurkan NPHD Pilkada di Sulsel
- Makna Gelar Adat yang Diterima Mendagri Tito Karnavian dan Istri dari Suku Kajang Ammatoa
- Gubernur Sulsel Dampingi Mendagri Lepas Anti Mager 10 Tahun PKH
- Mendagri Tito Karnavian Terima Gelar Adat Kajang, Jubir Ammatoa: Gelar Adat Tertinggi
Gembong menyebut bahwa minimnya penyerapan anggaran karena lambannya eksekusi program. Padahal ini sangat berdampak pada ekonomi khususnya di Jakarta.
“Eksekusi di lapangan lamban sehingga penyerapan anggaran menjadi minim,” ujar Gembong. Dilansir dari Galamedia. Selasa, 28 Desember 2021.
Sebelumnya, Anies menargetkan serapan anggaran Jakarta mencapai 91 persen. Namun kata Gembong, melihat sisa waktu saat ini maka target tersebut sulit dicapai.
“Sudah di akhir tahun, apalagi yang bisa dilakukan, sudah tidak ada. Mana mungkin, wong hari ini sudah tanggal 27,” katanya.
Disisi lain, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun menjawab hal tersebut. Riza mengakui bahwa realisasi serapan anggaran Pemprov DKI Jakarta tahun ini belum maksimal. Hal itu disebabkan oleh pandemi COVID-19.
“Memang penyerapannya di masa pandemi belum 100 persen. Tapi sudah saya cek ke Pak Edi Sumatri (Kepala BPKD), insyaallah tahun ini Pemprov DKI Jakarta penyerapannya akan sampai lebih dari 91 persen,” kata Riza saat ditemui di Kawasan Pluit, Jakarta Utara.
Riza optimistis penyerapan anggaran bisa melampaui capaian tahun lalu yang notabene sama-sama dihadapkan dengan pandemi COVID-19. Menurutnya, dibutuhkan proses panjang untuk memenuhi target tersebut.
“Insyaallah lebih baik dari tahun sebelumnya sebanyak 88 persen lebih. Ini upaya kita,” ucapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
