Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menegaskan ihwal reklamasi perluasan kawasan Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan), Jakarta Utara yang luasnya mencapai 155 hektare.
Proyek tersebut dikalim Anies berbeda dengan reklamasi oleh pemerintahan sebelumnya dengan rincian 17 pulau.
Anies Baswedan mengungkapkan, proyek reklamasi oleh pemerintahan sebelumnya malah menghasilkan banjir di Ibu Kota.
Sebab, pantai reklamasi berhadapan dengan Cengkareng Drain dan Muara Sungai Angke yang dianggap menggangu aliran sungai ke laut lepas. Itu berpotensi membuat Jakarta banjir.
“Cengkareng drain dan muara Sungai Angke efeknya mengganggu aliran sungai ke laut lepas Jadi bukan membantu mengendalikan banjir tapi malah berpotensi menghasilkan banjir,” ucap Anies dikutip dari Akun Youtube Pemprov DKI via suaradotcom, Sabtu 10 Juli 2020 kemarin.
- Wujudkan Progran Nasional, Pemkab Jeneponto Perkuat Strategi Percepatan Penurunan Stunting Secara Terintegrasi
- Pemkot Makassar Terima Aset PIP, Pengembangan Stadion Untia Makin Matang
- Oronamin C Gelar Roadshow "NAMI ON MISSION" di Makassar, Sasar 10.000 Anak Muda dengan Kampanye Hidup Sehat
- Tumbuh Fantastis Hingga 44 Persen, BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini
- Bupati Gowa Sambut Kepulangan 386 Jemaah Haji Kloter 5, Satu Jemaah Wafat di Tanah Suci
Berkenaan dengan hal tersebut, Anies menyebut proyek reklamasi kekinian –155 hektare– di Ancol dan Dufan akan mengurai banjir di Jakarta.
Dia menyebut ada penambahan lahan dengan memanfaatkan hasil kerukan dari waduk dan sungai.
“Sementara di Ancol ini adalah proyek pemerintah untuk melindungi warga Jakarta dari banjir. Lalu dilakukan pengerukan Sungai waduk yang kemudian menghasilkan lumpur disitu kemudian muncul yang biasa disebut tanah timbul karena penimbunan lumpur di sana,” jelas dia.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyatakan, pengerukan dilakukan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, untuk pengelolaan lahannya juga oleh pemerintah melalui PT Pembangunan Jaya Ancol.
“Pemanfaatannya untuk seluruh rakyat apalagi program ini tidak mengganggu kegiatan nelayan tidak menghalangi aliran sungai mana pun menuju laut dan ini sudah berlangsung selama 11 tahun,” beber Anies.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
