Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kembali melontarkan sindiran kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswesan.
Ferdinand mengatakan bahwa baginya, Anies Baswedan hanya seorang pengecut yang penuh dengan retorika.
“Bagiku dia hanya seorang PENGECUT yang penuh retorika dalam berkata-kata,” ungkapnya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 pada Selasa, 28 September 2021.
Ferdinand mengatakan itu terkait dengan rencana penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta yang belakangan memang menjadi polemik.
Ia menyinggung, dulu Anies Baswedan pernah berkata bahwa transparansi adalah kunci pemerintahan yang bersih.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
Namun kini, menurut Ferdinand, Anies Baswedan tak berani transparan soal pendanaan Formula E tersebut.
Ia juga berpandangan bahwa mantan Menteri Pendidikan itu mempengaruhi tujuh fraksi di DPRD DKI Jakarta untuk menjaga kepengecutannya.
“Dulu dia pernah berkata bahwa TRANSPARANSI adalah kunci pemerintahan yg bersih,” kata Ferdinand Hutahaean.
“Sekarang dia tak berani transparan soal Formula E, bahkan berhasil membuat 7 Fraksi Partai di DKI jadi PENJAGA KEPENGECUTANNYA,” tambahnya.
Seperti diketahui, dua fraksi di DPRD DKI Jakarta, yakni Fraksi PSI dan Fraksi PDIP mengajukan hak interpelasi Formula E.
Akan tetapi, tujuh fraksi menolak interpelasi terhadap Anies Baswedan itu.
Muncul kerurigaan bahwa Anies lah yang mempengaruhi 7 fraksi itu sebab ia pernag makan malam dengan para pimpunan fraksi tersebut di tengah isu interpelasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
