Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menyindir kabinet yang ingin jadi capres 2024 agar keluar dari kabinet, jangan numpang tenar sama Presiden Joko Widodo (Pak Jokowi). Lantas, siapakah sosok yang dimaksud itu?
“Kalau calon itu ada dalam kabinet, suruh dia keluar dari kabinet. Suruh dia serius kampanye. Jangan ada dalam kabinet numpang tener sama Pak Jokowi,” kata Fahri Hamzah.

Menurut Fahri, pidato Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh itu menumbuk koalisi agar sangat keras.
“Termasuk apa namanya, pemilihan Anies Baswedan dan sebagainya itu, wajar kalo itu dikatakan sebagai menganggu koalisi,” ucap Fahri.
Lanjut Fahri, jadwal pemilu seperti ini mengganggu jalannya pemerintahan. Katanya, Pak Jokowi itu masih dua tahun berkuasa. Tapi, sudah ada kampanye yang tidak ada dalam schedule lantaran keputusan KPU baru dipakai bulan September tahun depan.
- Usai Dilantik Presiden Jokowi, Kepala BPOM Taruna Ikrar Langsung Tancap Gas
- Putri Mantan Bupati Bantaeng Sambut Presiden Jokowi
- Kunjungi Desa Layoa, Presiden Jokowi Jalan di Atas Slag Nikel Huadi Group
- Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar
- Presiden Jokowi Makan Siang di RM Aroma Laut Bantaeng
“Setahun ini apa namanya? Ini yang saya minta, ayo difasilitasi setiap partai punya calon sendiri,” katanya.
Fahri juga menegaskan agar kabinet dalam lingkup Jokowi segera mengundurkan diri jika ingin menjadi capres di Pilpres 2024.
“Kalau calon itu ada dalam kabinet, suruh dia keluar dari kabinet. Suruh dia serius kampanye. Jangan ada dalam kabinet numpang tener sama Pak Jokowi,” tegasnya.
Dengan suara yang agak tinggi hingga terdengar seperti sedang marah, Fahri mengatakan kabinet seperti ini tidak mempunyai ide untuk menjadi pemimpin selanjutnya di Indonesia.
“Kami akan melanjutkan Pak Jokowi, kami. Loh ide mu apa? Nggak ada orang ini idenya. Lah terus kenapa nyapres kalo luh nggak punya ide. Ini jeleknya orang-orang ini. Nunggu aja di ujung gawang,” terang Fahri yang terlihat kesal.
“Jangan dong, tarung dari awal. Kita nih pengennya tuh pemimpin yang lahir secara otentik dalam demokrasi. Jangan akibat dari sembunyi-sembunyi dan apalagi menjadi simbol dari kemarahan yang tidak jelas,” sambungnya.
Ternyata, yang dimaksud Fahri merupakan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo merupakan simbol kemarahan dari Anies Baswedan.
“Itu yang saya kritik juga. Suka atau tidak, Anies Baswedan adalah simbol dari kemarahan karena Prabowo masuk dalam kabinet,” sindirnya.
“Orang mau nyari pigur siapa lagi? Ini bangsa penyari pigur, bawang putih, bawang merah bos,” tambahnya, dikutip dari kanal YouTube detikcom oleh Terkini.id pada Kamis 10 November 2022.
Hingga berita ini dimuat, belum ada tanggapan dari Prabowo terkait sindiran Fahri yang menyebut kabinet yang ingin maju jadi capres 2024, numpang tenar sama Pak Jokowi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
![Fahri Hamzah minta Prabowo Subianto keluar dari kabinet jika ingin jadi capres. [YouTube detikcom] presiden jokowi](https://makassar.terkini.id/wp-content/uploads/2022/11/terkiniid_screenshot_576.jpg)