Terkini.id — Tim pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (Appi-Rahman) menemukan selebaran kampanye hitam.
Dalam selebaran tersebut berisi, “Awas Makassar Bangkrut. Bosowa saja digugat oleh Qatar National Bank (QNB) sebesar Rp7 Triliun. Sekarang mau urus Makassar??. Mau jadi wali kota??.. Pacce’na!. Jangan Biarkan Makassar Bangkrut!!”.
Selain itu dalam selebaran itu menampilkan tangkap layar pemberitaan tentang QNB gugat Bosowa.

Juru Bicara Appi-Rahman, Fadli Noor mengatakan, selebaran kampanye hitam tersebut disebar di sejumlah titik di Kota Makassar, pada Minggu 6 Desember 2020 malam hari. Selebaran itu ditemukan oleh sejumlah tim dan relawan Appi-Rahman kemudian dilaporkan.
Tujuannya untuk menjatuhkan elektabilitas pasangan Appi-Rahman ini yang beberapa hari terakhir ini pasangan Appi-Rahman diunggulkan oleh beberapa lembaga survei.
- Cuaca Sulsel Hari Ini 7 September 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan, Waspada Angin Kencang
- 15.177 KK Tamalate Dapat Iuran Sampah Gratis, Wali Kota Makassar: Syaratnya Sampah Harus Dipilah
- Dampak Abu Vulkanik, 46 Penerbangan dari dan ke Bandara Sultan Hasanuddin Dibatalkan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Cetak Rekor MURI, Masak Serentak 8.100 Porsi di 8 Kota
- Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Bandara Soekarno-Hatta Hentikan Penerbangan hingga 17.30 WIB
“Kami menduga pihak yang melakukan ini adalah pasangan calon yang menjadi pesaing ketat Appi-Rahman, ini bentuk kepanikan oleh calon yang melakukan hal itu,” kata Fadli Noor saat melakukan konferensi pers, di Makassar, Senin 7 Desember 2020.
Menurutnya, selebaran kampanye hitam merupakan cara-cara primitif atau cara lama.
“Tentu kita akan proses, kita sudah kantongi nama alamat, bahkan percetakannya,” ujar Ketua PSI Sulsel ini.
Selain itu, Fadli juga mengimbau, jelang pemungutan surat Pilwali Makassar, tim pemenangan dan relawan agar mewaspadai hal tersebut termasuk serangan politik uang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
