Apresiasi PFM, Pj Wali Kota: Masa Depan Film Makassar Bisa Diperhitungkan

Apresiasi PFM, Pj Wali Kota: Masa Depan Film Makassar Bisa Diperhitungkan

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pj Wali Kota Makassar M Iqbal S Suhaeb mengapresiasai Pekan Film Makassar (PFM) ke-5. Pasalnya dalam kegiatan tersebut bukan hanya diikuti film makassar melainkan beberapa film yang ada di Indonesia.

Penyampaian itu ia sampaikan pada kegiatan Pekan Film Makassar. Terlihat, sejumlah sineas dari berbagai wilayah di Indonesia mengisi acara tersebut yang dihelat sejak 29 Juli hingga 6 Agustus 2019.

“Itu artinya Pekan Film Makassar sudah diakui oleh daerah lain di Indonesia sehingga sineas dari luar mau mengirimkan filmnya mengikuti lomba dan diniliai disini,” kata Iqbal, Rabu, 7 Agustus 2019.

Sehingga, kata dia, kegiatan yang diselenggarakan Dispar Kota Makassar tersebut mendapatkan tempat di perfilman nasional.

Bahkan Iqbal menyatakan bahwa masa depan film makassar perlu diperhitungkan.

Baca Juga

“Hal seperti ini tentunya menjadi salah satu ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja,” pungkasnya.

Sejumlah Sineas dari berbagai wilayah di Indonesia menampilkan karya-karyanya pada Pekan Film Makassar (PFM) ke-5 yang dihelat mulai 29 Juli hingga 6 Agustus 2019.

Ketua Panitia PFM yang juga Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar Rusmayani Madjid mengatakan, PFM merupakan kompetisi film pendek, diskusi film, layar tancap, workshop dan talkshow serta penganugerahan film pendek terbaik

“Jadi ini kegiatan yang ke-5 di mana kegiatan ini diprakarsai oleh pemuda melalui Dinas Pariwisata Makassar,” kata Maya, sapaan karibnya.

Menurut Maya, pelaksanaan PFM ke 5 tersebut diprakarsai dari 16 sub sektor ekonomi kreatif yang berkembang di Kota Makassar salah satunya adalah film.

Oleh sebab itu, Maya mengaku, Dispar Kota Makassar secara konsisten melaksanakannya untuk bagaimana memberikan ruang pembelajaran bagi sineas sineas muda khususnya di makassar.

“Jadi bagaimana kita bisa memancing bakat para sineas muda untuk bisa membuat film, mampu memproduksi film bahkan bisa menjadi sutradara film dan pemain film,” ungkapnya.

Maya juga menyebut jika PFM memberikan peluang para sineas khususnya di makassar untuk lebih mengasah bakatnya.

Terbukti, kata Maya, film Anak Muda Palsu karya anak makassar mampu menembus target dunia perfilman.

“Bahkan sineas makassar dengan film anak muda palsu sudah mampu bersaing dengan film film nasional, masuk bioskop dan diputar selama beberapa minggu di sejumlah daerah,” ujar Maya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.