Terkini.id, Makassar – Arisan Keluarga merupakan tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat di Indonesia.
Arisan Keluarga ini biasanya dilakukan secara bergilir atau permintaan dari anggota arisan yang hendak memiliki hajat tertentu untuk mengumpulkan anggota keluarganya.

Seperti yang dilakukan oleh rumpun keluarga keturunan Karaeng Boto Daeng Pabeta vs Karaeng Didi Daeng Matarring.
Sebagai informasi juga bahwa Boto Daeng Pabeta ini merupakan Karaeng Kajang ke XI dan merupakan putra dari Lugu Daeng Manai dan atau cucu langsung dari Karaeng Kajang Kekkesea.

Sementara istri Karaeng Boto Daeng Pabeta juga merupakan bangsawan dari Lange-Lange yakni Karaeng Didi Daeng Matarring putri dari Karaeng Lange-Lange II yakni Kajonjong Daeng Macoa dan Bodo Daeng Risanga.
Karaeng Didi Daeng Matarring ini merupakan Cucu langsung dari Jaka Daeng Tojeng dan Ambo Daeng Tabi’ne yang merupakan Karaeng Lange-Lange pertama.

Karaeng Boto Daeng Pabeta sendiri melahirkan empat orang anak yaitu Krg Le’leng Daeng Tapajja, Krg Beba Daeng Maloga, Dengge Daeng Malabbang, Sumungi Daeng Kamummu, dan Bombong.
Demi mengeratkan hubungan silaturahmi antar sesama rumpun turunan dari Karaeng Kajang XI ini, maka pada Minggu 15 Januari 2023 lalu kembali dilakukan arisan putaran ke 11.

Adapun arisan tersebut digelar di kediaman salah satu peserta arisan di Desa Bontomangiring, Kecamatan Bulukumpa Bulukumba.
Ketua arisan rumpun keluarga turunan Karaeng Boto Daeng Pabeta dan Karaeng Didi Daeng Matarring, Puang Rusman mengatakan arisan Keluarga ini tujuan utamanya adalah bukan uang yang didapat namun tujuan utamanya adalah untuk mempererat persaudaraan antara saudara yang selama ini terpisah karena memiliki kesibukan masing-masing.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
