Lebih lanjut Ignatius mengatakan pengguna motor matik Honda perlu mengecek kondisi vanbelt dan roler dengan rutin.
Hal ini dilakukan kata dia untuk memastikan motor matik dapat mengaspal dengan aman dan nyaman.
“Vanbelt terbuat dari karet sehingga dikhawatirkan akan putus di tengah jalan apabila dalam kondisi yang sudah tidak baik. Dengan rutin mengecek, kita akan mengetahui kondisi vanbelt motor matik kita,”imbuhnya.
“Jika sudah dalam kondisi tidak baik dan harus diganti, kita dapat mengunjungi AHASS agar vanbelt dipastikan asli dan terjamin kualitasnya,”sambungnya.
Selain itu, Ignatius juga menuturkan bahwa mengganti oli shockbreaker secara berkala dan terjadwal menjadi salah satu upaya untuk merawat kondisi motor matik.
- Astra Motor Racing Team Borong 9 Podium di Mandalika Racing Series 2026 Seri 2
- Asmo Sulsel dan HASCI Makassar Gelar Night Ride, Pererat Solidaritas Komunitas Honda Stylo
- Kampanyekan #Cari_Aman, Asmo Sulsel Ajak Pengguna PCX160 Nikmati Wisata Alam Bersama Keluarga
- Lurah Kassi-Kassi Apresiasi Edukasi Safety Riding Asmo Sulsel untuk Warga
- Asmo Sulsel Ajak Pengguna Scoopy Ekspresikan Kreativitas Lewat Melukis Totebag
“Tujuannya agar shockbreaker motor matik kita dapat berfungsi dengan baik. Adapun untuk jadwal pergantian oli shockbreaker dapat dilakukan ketika sepeda motor matik sudah menempuh jarak 10.000 kilometer,” tutur Ignatius.
Terakhir, pengguna motor matik Honda maupun motor Honda tipe lainnya perlu melakukan servis dengan rutin.
Dia pun menyarankan agar konsumen Honda menyervis sepeda motornya di Honda AHASS. Hal itu karena ada banyak keuntungan apabila menyervis sepeda motor di Honda AHASS.
Pertama, kata Ignatius, peralatan servis di Honda AHASS sangat lengkap.
Belum lagi, teknisi yang berada di Honda AHASS terlatih untuk menyervis sekaligus menjaga kendaraan tetap prima.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
