Terkini.id, Makassar – Untuk mengatasi permasalahan limbah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, memiliki rencana ambisius. Dia akan membentuk tim penyidik sebanyak 15 orang dari tingkat kecamatan dan kelurahan.
Menurutnya, langkah ini untuk menangani isu limbah yang semakin mendesak di Kota Makassar, termasuk kontaminasi yang terjadi di aliran sungai Tallo.
“Saya ingin setiap kecamatan memiliki tim penyidik lingkungannya sendiri,” kata Danny Pomanto, sapaannya, Selasa, 29 Agustus 2023.
Tak berhenti di situ. Dia juga berkomitmen untuk memastikan penegakan hukum yang tegas terkait masalah pencemaran lingkungan di Kota Makassar.
Danny telah membentuk tim pengawas lingkungan yang tersebar di 153 kelurahan, bertugas untuk mengawasi dan mengendalikan masalah pencemaran lingkungan.
“Langkah ini merupakan upaya serius kami untuk menjaga kualitas lingkungan,” ungkapnya.
Dalam visinya, kelurahan-kelurahan akan berperan aktif sebagai pengawas lingkungan, memastikan bahwa setiap tindakan yang berpotensi merusak lingkungan dapat diatasi.
Sebelumnya, Danny juga telah memberikan dukungan penuh terhadap Ranperda Inisiatif Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar. Ranperda ini berkaitan dengan Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), dan saat ini sedang dalam proses.
“Kehadiran Ranperda ini akan memberikan fondasi yang kuat bagi kebijakan lingkungan,” tutup Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
