Terkini.id, Jakarta – Menjelang bulan Ramadan Presiden joko Widodo (Jokowi) sebut masyarakat diperbolehkan mudik jika telah menerima tiga dosis vaksin Covid-19.
Melalui kanal YouTube Sekretaris Presiden, Jokowi meminta seluruh masyarakat tak mengendurkan penerapan protokol kesehatan meskipun kasus penularan Covid-19 mengalami perbaikan beberapa waktu terakhir.
“Bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran juga dipersilahkan, juga diperbolehkan dengan syarat dua kali vaksin dan satu kali booster serta menerapkan protocol kesehatan yang ketat,” ujar Jokowi sebagaimana dilansir dari Cnnindonesiacom. Kamis, 24 Maret 2022.
Selain itu, bagi pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) Presiden Jokowi melarang menggelar acara buka bersama sepanjang bulan Ramadan.
Ia juga melarang pejabat dan ASN melaksanakan open house.
- Usai Dilantik Presiden Jokowi, Kepala BPOM Taruna Ikrar Langsung Tancap Gas
- Putri Mantan Bupati Bantaeng Sambut Presiden Jokowi
- Kunjungi Desa Layoa, Presiden Jokowi Jalan di Atas Slag Nikel Huadi Group
- Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar
- Presiden Jokowi Makan Siang di RM Aroma Laut Bantaeng
“Untuk pejabat dan pegawai pemerintah, kita masih melarang untuk lakukan buka puasa bersama dan juga open house,” ujar Jokowi.
Jokowi menyampaikan pemerintah melonggarkan sejumlah kebijakan pada Ramadan kali ini. Muslim bisa melaksanakan salat Tarawih berjemaah di masjid.
Bulan Ramadan 1443 Hijriah akan dimulai pada awal April 2022. Ini akan menjadi Ramadan ketiga sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia.
Pada dua tahun sebelumnya, pemerintah sempat melarang masyarakat untuk mudik guna menekan penularan Covid-19.
Pemerintah juga pernah membatasi jumlah jemaah yang bisa beribadah di masjid.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
