Terkini.id, Makassar – Pimpinan Komisariat IMM FMIPA kolaborasi Pimpinan Komisariat IMM Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) menginisiasi dialog pergerakan dengan mengangkat tema “Quo Vadis Gerakan Mahasiswa“.
Dialog tersebut menghadirkan pembicara Ketua BEM FMIPA Unhas, Ketua BEM Fakultas Pertanian Unhas dan Ketua BEM Fakultas Hukum Unhas.
Dialog pergerakan ini merupakan rangkaian dari pelantikan badan pengurus harian Pimpinan Komisariat IMM FMIPA Unhas dan Pimpinan Komisariat IMM Pertanian Unhas.
Ketua BEM FMIPA Unhas, Abdul Rahman menyampaikan dalam ceramahnya bahwa kegiatan itu sebagai gerakan mahasiswa.
“Pergerakan mahasiswa itu berbeda dengan pergerakan lainnya karena pergerakan-pergerakan mahasiswa dibalut dengan intelektual,” ujar Abdul Rahman, Selasa 28 September 2021.
- Pikom IMM FDK Gelar Musyawarah Komisariat ke VII
- Waduh, Organisasi Mahasiswa Cipayung Plus Disebut Lagi Minta Proyek ke Jokowi, Rocky Gerung: Jadi Calo!
- Rakyat Menderita, Organisasi Mahasiswa HMI Hingga GMNI Malah Makan Bareng Jokowi, Nicho Silalahi: Tanpa Kalian Kami Akan Terus Bergerak!
- PC IMM Gowa Gelar Darul Arqam Madya Nasional VI
- Lewat Beragam Lomba, IMM UNM Meriahkan HUT ke-76 RI
Sementara Ketua BEM Fakultas Pertanian Unhas, M. Yusril Mudatzir Arif menyampaikan bahwa tema diskusi tersebut mempertanyakan terkait gerakan mahasiswa saat ini.
“Pergerakan mahasiswa hari ini tidak massif karena tidak mewadahi secara keseluruhan dan hanya sebatas seremonial,” ungkapnya.
Ketua BEM Fakultas Hukum Unhas, Taufik Hidayat juga menyampaikan bahwa lahirnya hukum hari ini mengurangi langkah pergerakan mahasiswa sehingga indeks demokrasi menurun.
“Indikatornya yaitu kebebasan berpendapat dibungkam. Rezim hari ini menakut-nakuti gerakan mahasiswa,” tegasnya.
Citizen Reporter : Yusran
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
