Singgung Kinerja Erick Thohir, Didik Rachbini: Kalau Saya Jadi Presiden, Kenapa Mesti Pelihara Alap-alap?

Singgung Kinerja Erick Thohir, Didik Rachbini: Kalau Saya Jadi Presiden, Kenapa Mesti Pelihara Alap-alap?

R
Ratna
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaRektor Universitas Paramadina, Prof Didik Rachbini menyoroti posisi komisaris BUMN. Hal tersebut soal anggapan Menteri BUMN Erick Thohir yang berlatar belakang seorang profesional namun dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Erick itu profesional, dia tidak boleh mengalah pada pemain band itu, siapa itu? Abdee Slank,” ujarnya di gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, mengutip Berita Politik RMOL Selasa 16 November 2021.

“Sebetulnya proses politik itu, demokrasi itu indah, tapi kalau diacak-acak enggak karu-karuan jadi berat. Pemilu itu kontrak antara presiden, anggota DPR dengan rakyat. Prosesnya itu. Ini kontraknya lewat pemilu,” lanjutnya.

Lebih lanjut Didik menjelaskan, dalam pemilu terjadi proses kampanye. Begitu proses tesebut selesai muncullah presiden pilihan dari civil society itu sendiri.

Selain itu, di tengah-tengah ada kelompok yang menjadi tim pemenangan yang mendapatkan tempat karena jasanya membantu meramaikan kampanye. Didik beranggapan, orang-orang yang seperti itu seharusnya tidak perlu masuk ke dalam pemerintahan.

Baca Juga

“Di tengah-tengah ini sekarang ada alap-alap ada tikus-tikus, namanya relawan itu yang dia tidak di masyarakat, bukan NU, bukan Muhammadiyah, tapi bukan negara. Ini hidup dan lucunya dipelihara oleh manusia-manusia yang jadi state itu, oleh gubernur oleh pemerintah. Itulah yang merusak demokrasi sebetulnya,” ujarnya.

“Kalau saya jadi presiden, saya kan sudah punya polisi, punya guru, punya macam-macam, punya anggaran, kenapa mesti melihara alap-alap? Dan alap-alapnya masuk ke sana masuk ke sini,” pungkas Didik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.