Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar terdesak untuk menemui Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto. Setelah sebelumnya menolak untuk bertemu.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah telah mengeluarkan perintah agar Rudy Djamaluddin membangun komunikasi dengan Wali Kota terpilih Danny Pomanto terkait lelang jabatan.
Penolakan Pj Wali Kota Rudy sebelumnya memunculkan berbagai spekulasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Hal itu dimulai dari ketidakhadiran Pj Wali Kota Rudy saat sidang paripurna penetapan wali kota terpilih.
Ketua DPRD Kota Makassar Rudianto Lallo mengatakan tugas Pj Wali Kota dari kementerian adalah menyukseskan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar hingga pelantikan.
“Pj wali kota harusnya punya inisiasi temui Wali Kota Makassar karena beliaulah yang terpilih,” kata Rudianto Lallo, Senin, 8 Februari 2021.
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Komisi B DPRD Makassar Apresiasi Kinerja Direksi, Pasokan Air ke Wilayah Utara Mulai Meningkat
- Program Dosen Berkarya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Penguatan Kolaborasi Blue Economy di Pesisir Singkawang
- Asmo Sulsel Cetak Pelopor #Cari_Aman Lewat Safety Riding Competition 2026
- Tak Sekadar Terima Laporan, Wali Kota Appi Susuri Lorong Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
Rudianto menilai penolakan Pj Wali Kota Rudy membawa kesan sebagai orang yang kalah dalam Pilwali. Padahal, kata dia, bila sejak awal Rudy menyambut kemenangan Danny Pomanto hasilnya tidak seperti sekarang.
“Mari menjalankan pemerintahan secara baik dan sehat, mengakui Pak Danny sebagai wali kota terpilih, dan memberi karpet merah,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
