Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad membalas pernyataan Wakil Ketua MUI Anwar Abbas yang mengkritik cara Densus 88 menangani terduga teroris.
Yusuf Muhammad lewat cuitannya di Twitter, Jumat 19 November 2021, awalnya membagikan video pernyataan Anwar Abbas yang mengkritik car Densus 88 menangani terduga teroris.
Dilihat dari video tersebut, tampak Anwar Abbas mulanya mengungkapkan masalah Densus 88 saat menangani terduga pelaku terorisme.
Menurut Anwar, salah apabila Densus 88 sebelumnya membiarkan orang-orang terduga teroris itu kemudian menangkap mereka. Padahal, aparat sudah sejak lama mendeteksi orang tersebut berpaham radikal.
“Bagi saya, masalah Densus ini dia sudah mendeteksi ada orang yang punya paham terorisme, dibiarkan terus sampai ditangkap. Kalau saya tidak begitu cara mengurus negara,” kata Anwar.
- Anies Baswedan Ganti RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, Yusuf Muhammad: Bisa Disingkat RSJ
- Dokter Tifa Sebut Anies Genggam 85 Persen Suara Muslim jika Putrinya Berjilbab, Yusuf Muhammad Sindir Begini
- Ada Penonton Tersungkur saat Pembatas Tribun JIS Roboh, Yusuf Muhammad: Gabener Firaun Selalu Saja Bawa Petaka
- Pembatas Tribun JIS Roboh, Yusuf Muhammad: Jangan-Jangan Ini Trik Supaya Bisa Keluar Anggaran Lagi?
- Yusuf Muhammad: Gubernur 212 Sudah Panik hingga Nekat Gunakan Jurus Mabuk untuk Selamatkan Diri
Seharusnya, menurut Anwar, aparat yang sudah mendeteksi adanya pihak diduga terlibat teroris mengajak yang bersangkutan untuk berdiskusi dan berdialog.
“Kalau ada orang yang punya pandangan bertentangan dengan Pancasila, didekatin. Diajak berdiskusi, diajak berdialog, sehingga radikalitas mereka bisa menurun. Tapi ini kan tidak begitu cara penanganannya,” jelasnya.
Menanggapi pernyataan Anwar Abbas tersebut, Yusuf Muhammad pun menegaskan bahwa tugas Densus 88 bukan membina teroris melainkan menindak pelaku teror.
“Tugas Densus 88 itu bukan membina teroris atau membina umat, tapi tugas Densus mengantisipasi dan menindak pelaku terror!,” tegasnya.
Menurutnya, harusnya yang membina orang-orang yang berpaham radikal itu adalah Anwar Abbas selaku pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
“Harusnya yang tugasnya membina umat itu Anda, tapi kenapa statemen Anda justru sering memberikan angin segar bagi para teorris?,” ujar Yusuf.
Ia pun menilai kritikan Anwar Abbas tersebut cacat logika. Pasalnya, kata Yusuf, petinggi MUI itu malah mengibaratkan tugas Densus 88 seperti tugas polisi lalu lintas.
“Cacat logika! Masa tugas densus dianalogikan sama tugas polisi lalulintas,” tuturnya.
Jika cara berpikir Anwar Abbas seperti itu, maka Yusuf Muhammad mengusulkan agar sebaiknya Anwar digantikan oleh Rocky Gerung sebagai wakil ketua umum MUI.
“Kalau begini sih saya usul mending Rockyy Gerung aja yang gantikan Anwar Abbas jadi wakil ketua umun MUI!,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
