Terkini.id, Makassar – Komunitas Simpul Muda Community mengecam Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) agar bersikap netral di Pilwali Makassar 2020.
Pasalnya, mereka telah menurunkan Baliho Bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi yang bertuliskan AdaMa di sepanjang lorong dan jalan poros.
Akan tetapi Baliho kadidat lain tak diturunkan, bahkan terpasang di lokasi strategis.
“Intinya beberapa hari lalu, baliho AdaMa (Danny-Fatma) banyak dibuka pihak Kecamatan Tamalate ini, ada balihonya kadidat lain terlihat di mana-mana. Kalau tidak dicabut juga pemerintah, kami siap turunkan paksa,” jelas Koordinator TIM 2 Kogasma Simpul Muda Syamsuddin Daud.
Ia pun berharap Bawaslu Makassar bertindak tegas dengan menegur pihak Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini pihak kecamatan.
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
- Ancaman El Nino Mengintai, Anggota DPRD Makassar Hj Umiyati Minta Direksi Definitif PDAM Segera Ditetapkan
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
“Bawaslu harus menegur, kami sampaikan kecamatan jangan bermain politik ya,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
