Terkini.id, Makassar – Komunitas Simpul Muda Community mengecam Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) agar bersikap netral di Pilwali Makassar 2020.
Pasalnya, mereka telah menurunkan Baliho Bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi yang bertuliskan AdaMa di sepanjang lorong dan jalan poros.
Akan tetapi Baliho kadidat lain tak diturunkan, bahkan terpasang di lokasi strategis.
“Intinya beberapa hari lalu, baliho AdaMa (Danny-Fatma) banyak dibuka pihak Kecamatan Tamalate ini, ada balihonya kadidat lain terlihat di mana-mana. Kalau tidak dicabut juga pemerintah, kami siap turunkan paksa,” jelas Koordinator TIM 2 Kogasma Simpul Muda Syamsuddin Daud.
Ia pun berharap Bawaslu Makassar bertindak tegas dengan menegur pihak Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini pihak kecamatan.
- Didampingi Komisaris MIND ID, Bupati Kolaka Buka Suara Soal Ketegangan di Area Hauling PSN Pomalaa
- MIND ID Dukung Penuh Operasi PT Vale di Pomalaa, Perkuat Kepastian Investasi dan Hilirisasi Berkelanjutan
- Makassar Dipilih karena Punya Potensi Besar, PB Djarum Cari Calon Bintang Bulutangkis
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulsel hingga 34 Persen, Penyaluran Berangsur Kondusif
- Wali Kota Makassar Sambut Program Pelatihan Gratis Singapura, Guru hingga Nelayan Diusulkan Jadi Peserta
“Bawaslu harus menegur, kami sampaikan kecamatan jangan bermain politik ya,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
