Terkini.id, Makassar – Komunitas Simpul Muda Community mengecam Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) agar bersikap netral di Pilwali Makassar 2020.
Pasalnya, mereka telah menurunkan Baliho Bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi yang bertuliskan AdaMa di sepanjang lorong dan jalan poros.
Akan tetapi Baliho kadidat lain tak diturunkan, bahkan terpasang di lokasi strategis.
“Intinya beberapa hari lalu, baliho AdaMa (Danny-Fatma) banyak dibuka pihak Kecamatan Tamalate ini, ada balihonya kadidat lain terlihat di mana-mana. Kalau tidak dicabut juga pemerintah, kami siap turunkan paksa,” jelas Koordinator TIM 2 Kogasma Simpul Muda Syamsuddin Daud.
Ia pun berharap Bawaslu Makassar bertindak tegas dengan menegur pihak Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini pihak kecamatan.
- Kontraktor Pemkab Lutim Arlan Tersangka Kasus Penipuan Rp280 Juta
- Halal Bihalal KMB Sulsel, Teguhkan Nilai "Maja Labo Dahu" di Perantauan
- Mensos Kumpulkan Kepala Daerah Se-Sulsel, Pemkot Makassar Siapkan Digitalisasi Bansos
- 12 Coach Profesional Resmi Diluncurkan di Makassar, Hadirkan Pengalaman Coaching Langsung untuk Publik
- Eks Pimpinan DPRD Sulsel Klarifikasi Pemanggilan Kejati Sulsel soal Kasus Korupsi Bibit Nanas
“Bawaslu harus menegur, kami sampaikan kecamatan jangan bermain politik ya,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
