Balitbangda Makassar Dorong Inovasi Daerah Melalui Evaluasi Program IGA 2023

Balitbangda Makassar Dorong Inovasi Daerah Melalui Evaluasi Program IGA 2023

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Makassar menggelar Sosialisasi dan Diseminasi hasil-hasil Kelitbangan. 

Acara bertujuan untuk mengevaluasi Program Pengembangan Inovasi dan Teknologi Angkatan II tahun 2023, yang berlangsung di Hotel Santika.

Dalam kesempatan tersebut, hadir inovator dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas, dan Kepala Sekolah.

Kepala Balitbangda Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa fokus utama sosialisasi dan diseminasi Hasil Kelitbangan kali ini adalah pada inovasi daerah

Menurutnya, inovasi daerah dalam konteks pemerintahan daerah diartikan sebagai segala bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga

“Inovasi daerah diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) yang memberikan kemudahan bagi pemda untuk menerapkan inovasi daerah demi meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih baik dan efisien,” ungkap Andi Bukti Djufrie, Selasa, 25 Juli 2023.

Rincian terkait inovasi daerah lebih lanjut diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, yang mengatur praktik inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Andi Bukti, panggilan akrab Kepala Balitbangda, menekankan perlunya langkah-langkah strategis untuk memperkuat penerapan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah agar dapat berjalan secara luas dan berhasil.

“Dalam rangka menumbuhkembangkan dan menyebarluaskan praktik-praktik inovasi yang baik secara berkelanjutan, diperlukan upaya memotivasi dan memacu kreativitas pemerintah daerah dalam menerapkan inovasi dalam praktik penyelenggaraan pemerintahan,” jelasnya.

Guna mencapai hal tersebut, Andi Bukti mengatakan bahwa langkah awal yang diambil adalah melakukan penilaian inovasi daerah melalui supervisi secara berkala dan berkelanjutan.

Pentingnya inovasi dalam pemerintahan juga mendorong pemerintah pusat untuk menggunakan inovasi sebagai salah satu metode dan alat ukur keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik.

“Inovasi menjadi indikator penilaian kinerja yang relevan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Pusat melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri setiap tahunnya melakukan penilaian terhadap inovasi daerah. 

Berdasarkan penerapan inovasi daerah yang dilaporkan kepada Kemendagri, setiap daerah akan diberikan skor indeks.

Skor indeks tersebut akan menjadi penilaian terhadap sejauh mana suatu daerah dianggap inovatif dan layak menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA).

Andi Bukti, yang pernah menjabat sebagai Camat Panakkukang, menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan diseminasi Hasil Kelitbangan ini merupakan bentuk pembinaan dan keberlanjutan bagi inovasi pemerintah daerah. 

Evaluasi dilakukan untuk menilai tingkat kematangan inovasi baik dari segi kuantitas maupun kualitas sebelum secara resmi dilaporkan kepada Kemendagri.

Dari hasil pemantauan terakhir pada akun IGA 2023, penginputan data akan berakhir pada 28 Juli 2023. Namun, masih terdapat berbagai bukti dukung atau eviden yang belum terinput dari inovasi yang terdapat pada dashboard, yang tentunya akan mempengaruhi tingkat indeks inovasi Kota Makassar.

“Kami berharap melalui kegiatan inovasi ini, tingkat kematangan masing-masing inovasi yang ada di dashboard dapat meningkat,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.