Terkini.id, Banda Aceh – Sekitar pukul 08.55 WIB, Sabtu 18 Januari 2020, gempa tektonik dengan kekuatan magnitudo 4.5 mengguncang wilayah Banda Aceh, Provinsi Aceh. Aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia menjadi penyebab gempa terjadi.
“Hasil analisa BMKG, menunjukkan bahwa gempa bumi itu berkekuatan M 4.5”, kata Edison Kurniawan selaku Kepala BMKG Wilayah I Medan, yang dilansir dari okezone.com, Sabtu 18 Januari 2020.
Episenter gempa berlokasi di laut dengan jarak 18 kilometer Barat Daya Calang, Aceh Jaya dan kedalamannya 62 kilometer, serta terletak pada titik koordinat 4.48 LU dan 95.53 BT.
Seperti yang dilansir dari okezone.com, Edison Kurniawan mengatakan bahwa dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah, akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia ke bawah lempeng Eurasia.
“Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan, dirasakan di wilayah Lamno III MMI dan Banda Aceh, Aceh Jaya II MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami”, ujar Edison.
- Semifinal AAS Cup II 2026 Digelar Hari Ini, Alumni Unhas Berebut Tiket Final
- Haji Mabrur Tak Hanya Ritual, Tetapi Juga Kepedulian Sosial
- Semarak Pasar Murah di Lokasi TMMD, Warga Arungkeke Palantikang Bersyukur Kebutuhan Pangan Terjangkau
- Momen Mengharukan, 16 Tahun Menanti, Syifa Akhirnya Dipeluk Sang Ibu
- Tingkatkan Kesehatan Mental, Tim BK S2 UNM Uji Program Psikososial-Spiritual Murid SD di Makassar
Beliau menjelaskan bahwa gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
