Banjir Rob Akibat Tanggul Jebol di Semarang, 298 Pekerja Berhasil dievakuasi

Banjir Rob Akibat Tanggul Jebol di Semarang, 298 Pekerja Berhasil dievakuasi

R
Caroline Chintia
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Semarang dihadang banjir rob yang tinggi sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Mas akibat tanggul penahan air laut jebol pada Senin, 23 Mei 2022. Sampai saat ini masih belum ada langkah perbaikan terkait masalah banjir rob ini.

Hingga hari ini, banjir rob masih membanjiri Pelabuhan Tanjung Mas dengan kecepatan tinggi mengalirkan air laut ke kawasan industry Lamicitra dan beberapa wilayah di komplek Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Winarsono selaku Sekretaris Badan Penanggulanga Benacana Daerah (BPBD) Kota Semarang mengungkapkan terkait kondisi banjir rob yang masih terpantau tinggi mengintari komplek industri Plebautan Tanjung Mas Semarang.

“Genangan di komplek perusahaan masih banjir. Genangan air banjir rob Semarang ini masih sekitar satu meter,” ungkap Winarsono Sekertaris BPBD Kota Semarang, dilansir dari liputan6.com

Berdasarkan pantauan relawan yang dilakukan posko Kecamatan Semarang Utara, ketinggian banjir rob terus bertambah akibat runtuhnya dinding penahan air laut.

Baca Juga

“Dari pantauan jam 07.00 pagi diketahui air masih masuk dengan deras ke kawasan industri,” imbuhnya. 

Winarsono mengungkapkan terkait koordinasi yang dilakukan BPBD Kota Semarang dengan Kepolisian, TNI, dan Pelindo mengenai kegiatan ekonomi paska terjadinya musibah banjir rob di PT. Lamicitra.

“Kita masih mencari tahu apakah buruh pabrik yang kebanyakan perempuan itu masuk kerja atau tidak. Tapi melihat ketinggian air dan banyak buruh yang terjebak banjir air rob kemungkinan libur,” tambahnya.

Banjir rob tidak hanya membanjiri kawasan pelabuhan melainkan sejumlah kampung di Tambaklorok terperangkap banjir sekitar 5 RW.

Tim SAR sendiri mendapat informasi terkait 298 pekerja yang dilakukan evakuasi dengan mayoritas pekerja perempuan.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB kawasan pelabuhan Semarang terlah terjadi pasang air laut

mengakibatkan beberapa jalan tergenang dengan kedalaman pasang bervariasi dari 20 cm hingga 150cm.

“Dari informasi tanggul dikawasan pelabuhan jebol sehingga air laut masuk ke dalam kawasan pelabuhan dan beberapa karyawan butuh evakuasi ketempat aman” ungkapnya

“Tim SAR gabungan berhasil mengevakusi karyawan Kantor Karantina Pelabuhan 12 orang ,PT Ampenan 50 orang, PT Sania sebanyak 25 ,PT Sriboga sebanyak 70 , PT Pusri sebanyak 10 orang

PT Samudra Indonesia 30 orang dan mengevakuasi calon penumpang kapal Darma Lautan Utama (DLU) sebanyak 100 orang termasuk salah satu karyawan PT Lucky Textile yang sedang hamil dan mengalami pendarahan ” imbuhnya

“Perlu saya sampaikan nomer Basarnas Semarang ( 024) 7629192 atau emergency call 115 pelayanan jasa SAR gratis” lanjut Heru.

“Seluruh korban di bawa ketempat yang lebih aman saat ini banjir rob berangsur surut dan Aman selanjutnya tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing- masing” tutupnya

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.