Direktur Operasional & TI Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menyatakan bahwa digitalisasi berbagai layanan publik seperti pembayaran PDAM, retribusi pasar, iuran sampah, dana pariwisata, dan pengelolaan masjid merupakan tonggak penting dalam modernisasi pelayanan publik di Pangkep.
Menurut dia, dengan sistem pembayaran digital yang terintegrasi, diharapkan masyarakat dapat menikmati proses yang lebih cepat, aman, dan akuntabel.

“Bank Sulselbar melihat bahwa digitalisasi bukan hanya memudahkan masyarakat, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang dibayarkan tercatat dengan jelas dan digunakan sesuai ketentuan. Integrasi teknologi ini juga akan memperkuat keamanan transaksi, dan memberi rasa aman bagi pengguna layanan,”urai Iswadi Ayub.
Dijelaskan Iswadi bahwa MDC “HEBAT” hadir sebagai pusat distribusi yang diharapkan menjadi solusi atas tantangan ketidakstabilan harga kebutuhan pokok dan distribusi barang yang belum ideal.
“Dengan tersedianya rantai distribusi yang terkendali, barang kebutuhan pokok dapat sampai ke masyarakat dengan harga yang ekonomis, lebih terjangkau, serta dalam kondisi yang aman,” imbuhnya.
- Frederik Kalalembang Tegaskan Pesan AHY: Bukan Bicara 2029, tapi Menjawab Amanah Rakyat 2024
- Usai Penyitaan Rumah Mewah dan Dokumen Tanah Terkait Dugaan Pungli Perizinan Gowa, Pengacara HT dan Ombas Laporkan Penyidik
- BBM dan LPG 3 Kg Bermasalah, Ketua DPRD Sulsel Bawa Sejumlah Anggota Datangi Pertamina
- Wali Kota Appi Serukan OPD Bergerak: 12.939 Jiwa di Makassar Sudah Terima Bantuan Air Bersih
- Honda Bikers Day 2026 Hadir di Makassar, Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Dia menambahkan bahwa Bank Sulselbar melihat, MDC ini bukan saja soal logistik dan distribusi, tetapi juga momentum untuk memperkokoh ketahanan ekonomi lokal melalui kemitraan dengan pelaku usaha, petani/penghasil lokal, dan pemangku kepentingan distribusi lainnya.
Dijelaskan pula bahwa dalam kerangka dukungan teknis dan keuangan, Bank Sulselbar akan menyediakan solusi pembayaran digital yang handal dan aman, mendukung integrasi sistem pembayaran layanan publik di Kabupaten Pangkep.
Kemudian memberikan edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat agar terbiasa menggunakan metode pembayaran digital, sehingga inklusi keuangan meningkat.
“Terakhir yakni menyediakan fasilitas keuangan dan pembiayaan terkait logistik dan usaha distribusi agar pelaku usaha di dalam rantai MDC “HEBAT” dapat mengakses modal serta layanan perbankan yang mendukung,” imbuhnya
Iswadi berharap dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pangkep dan Bank Sulselbar, program Digitalisasi Layanan dan MDC “HEBAT” ini akan menjadi model unggulan yang bisa direplikasi di kabupaten/kota lain, guna menghadirkan layanan publik yang lebih efisien, transparan, dan inklusif di seluruh Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
