Terkini.id, Jakarta – Staf Khusus Mensesneg, Faldo Maldini membantah bahwa Pemerintah menggerakkan elite politik terkait wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ia menegaskan bahwa pekerjaan Pemerintah saat ini sangat banyak dan tidak ada waktu melakukan hal seperti itu.
Sebagaimana diketahui, beberapa Ketua Umum partai koalisi sudah mulai bicara dan menampung aspirasi soal perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.
Terkait ini, Faldo Malidini mengatakan bahwa wacana perpanjangan masa jabatan presiden ini hanyalah sebuah aspirasi politik dan pemerintah tak tahu-menahu soal rencana tersebut.
“Deklarasi dukungan merupakan aspirasi dari partai politik. Pemerintah tidak tahu soal rencana tersebut,” kata Faldo Maldini pada Senin, 28 Februari 2022, dilansir dari Detik News.
- Diduga Data Pribadi Presiden Jokowi Bocor, Mensesneg: Sudah Dibantah Kemarin oleh Pak Heru
- Pos Menteri Ada yang Kosong, Faldo Sebut Pasti Ada Reshuffle
- Faldo Maldini Persilahkan Mahasiswa Demo: Silakan Saja, Ini Negara Demokrasi!
- Wacana Penundaan Pemilu 2024 Masih Disuarakan, Warganet Ingatkan Bisa Picu Tragedi 98 Lagi
- Amien Rais Sebut Jokowi Paranoid, Faldo Maldini: Dari Dulu Memang Oposisi, Semoga Istikamah!
“Sebagai sebuah aspirasi tentu saja ditampung, sebagaimana pemerintah menampung berbagai masukan yang selama ini diterima dari masyarakat dan semua partai politik. Ini tidak ada kaitannya dengan pemerintah, apalagi dikaitkan dengan transaksi politik. Jadi, jangan sampai diseret-seret,” sambungnya.
Faldo Maldini menekankan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus bangkit dari pandemi Covid-19.
Ia menegaskan, pemerintah fokus memulihkan kesehatan, perekonomian, khususnya membuka lapangan kerja berkualitas sebanyak mungkin.
“Sekali lagi, fokus pemerintah adalah itu, bukan lain-lain,” ujarnya.
Faldo Maldini juga mengatakan bahwa saat ini, presiden sedang total mengawal transformasi besar, Kota Nusantara sebagai upaya perubahan mindset, pembangunan yang menipiskan ketimpangan, transisi menuju energi terbarukan yang berkelanjutan, dan menata ulang kelembagaan yang selama ini menghambat percepatan.
“Kalau ada yang mengaitkan pemerintah dalam memobilisasi deklarasi, menggerakkan elite-elite partai politik, kami tegaskan bahwa pekerjaan pemerintah terlalu banyak, tidak ada waktu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
