Makassar Terkini
Masuk

Pos Menteri Ada yang Kosong, Faldo Sebut Pasti Ada Reshuffle

Terkini.id, Jakarta – Faldo Maldini selaku Staf Khusus Mensesneg menanggapi terkait adanya pos menteri yang masih kosong.

Terkait Hal ini, Faldo Maldini menyampaikan jika bukan hal yang tidak mungkin bagi Presiden Jokowi untuk kembali melakukan reshuffle kabinet dalam rangka mengisi kursi kosong itu.

Menurut Faldo Maldini, peluang untuk reshuffle sangat besar karena kursi kosong itu harus segera diisi.

“Semuanya sangat memungkinkan. Apalagi, masih ada pos menteri yang masih kosong hingga hari ini. Ya pasti, akan diisi. Pasti ada reshuffle,” kata Faldo Maldini, dikutip dari laman Detik.com, Kamis 18 Agustua 2022.

Faldo Maldini juga menyinggung mengenai pidato Presiden Jokowi beberapa waktu lalu yang menekankan untuk melompat lebih tinggi dalam mencapai kemajuan.

Dia berpendapat bahwa Presiden Jokowi menginginkan tim yang kompeten dalam mewujudkan cita-cita bangsa.

“Kita sudah mendengar pidato Presiden kemarin, berbagai kemajuan dapat dicapai, tentu butuh tim yang mampu mempertahankan, bahkan membawa lompatan lebih tinggi,” katanya.

Kendati demikian, Faldo Maldini menegaskan jika reshuffle itu hak Presiden Jokowi. Namun di sisi lain permasalahan global butuh solusi.

“Presiden tentu sudah punya hitungan. Menghadapi berbagai ketidakpastian global, krisis pangan dan energi menjadi perhatian. Butuh solusi untuk itu, maka perombakan pun dapat dilakukan bila dibutuhkan,” ujar Faldo.

Untuk diketahui, jadwal pelantikan MenPAN-RB baru pengganti Tjahjo Kumolo yang wafat sampai saat ini belum diumumkan.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono belum memberikan penjelasan mengenai kapan pelantikan MenPAN-RB pengganti Tjahjo Kumolo. Heru lantas berbicara mengenai jadwal Jokowi dalam beberapa waktu terakhir.

“Pertama karena kesibukan beliau, Bapak Presiden. Kemarin juga baru pergi ke Beijing, Tokyo, Seoul, mempersiapkan materi dan lain-lain. Berikutnya, sebelumnya ke Eropa. Baru kembali kemarin, sudah mempersiapkan 17 Agustus, mempersiapkan pidato kenegaraan. Mudah-mudahan beliau sempat untuk bisa memilih menteri yang memang sudah akan dipilih Bapak Presiden,” kata Heru.