Terkini, Makassar — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan 15 rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang menjadi prioritas tahun 2025. Dengan target ambisius mencapai 90 persen penyelesaian, Bapemperda optimistis mampu menuntaskan agenda legislasi yang menjadi kebutuhan masyarakat Kota Makassar.
Ketua Bapemperda DPRD Makassar, Basdir, mengungkapkan bahwa optimisme ini didukung oleh semangat dan komitmen para anggota Bapemperda yang telah memetakan program dengan lebih realistis. “Kita menargetkan 90 persen Ranperda bisa selesai di tahun 2025. Insyaallah, dengan kerja sama yang solid, target ini akan tercapai,” ujarnya saat ditemui pada Senin, 6 Januari 2025 malam.
Dari total 20 Ranperda yang sempat diusulkan, Bapemperda akhirnya menetapkan 15 Ranperda yang dianggap paling mendesak. Beberapa di antaranya bahkan masuk kategori wajib, seperti Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Awalnya, ada sekitar 20 Ranperda yang diusulkan. Namun, setelah diseleksi dengan mempertimbangkan waktu dan kapasitas, kita tetapkan 15 Ranperda sebagai prioritas. Langkah ini diambil agar kita lebih fokus dan hasilnya maksimal,” jelas Basdir.
Menariknya, dari 15 Ranperda tersebut, beberapa merupakan usulan yang sebelumnya belum sempat diselesaikan pada tahun 2024. Misalnya, dari 25 Ranperda yang diajukan pada 2024, hanya empat yang berhasil disahkan menjadi Perda, termasuk Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2024–2043 dan Perda Pengelolaan Limbah B3.
- Wali Kota dan Wawali Makassar Kompak Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII, Perkuat Kolaborasi Pusat dan Daerah
- Modal Rekor dan Kemenangan, Ramadhipa Incar Podium di Seri Jerez Moto3 Junior 2026
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Asmo Sulsel Gelar Honda Community Safety Riding Competition Regional 2026, Seleksi Wakil Menuju Tingkat Nasional
- Pimpinan 18 Perusahaan Grup Astra Makassar Perkuat Sinergi Melalui Pertemuan Rutin Bulanan
“Kami tetap mengakomodasi Ranperda yang belum selesai dari tahun lalu, karena ini juga penting bagi masyarakat. Namun, kami juga menambahkan Ranperda baru yang memang mendesak dan relevan untuk tahun 2025,” tambahnya.
Proses penetapan program legislasi daerah (Prolegda) ini tidak lepas dari perdebatan internal. Basdir mengakui, ada perbedaan pandangan di antara anggota Bapemperda terkait jumlah Ranperda yang akan dibahas. Namun, ia menegaskan perlunya realisme agar pengalaman tahun sebelumnya tidak terulang.
“Kalau usulan terlalu banyak tapi tidak terealisasi, apa dampaknya terhadap kepercayaan masyarakat? Karena itu, kita lebih realistis kali ini, fokus pada kualitas, bukan sekadar kuantitas,” ungkap Basdir.
Terkait persiapan teknis, Basdir memastikan bahwa anggota Bapemperda dan komisi-komisi terkait telah siap melaksanakan pembahasan. Beberapa Ranperda yang melintasi tahun sebelumnya bahkan sudah memiliki naskah akademik dan tinggal menunggu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dari Pemerintah Kota Makassar.
“Kalau DPAnya sudah keluar, kita akan langsung bergerak. Semua persiapan sudah matang, tinggal pelaksanaannya saja,” tutupnya penuh keyakinan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
