Terkini, Makassar – Sejumlah pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diduga melakukan tindakan pemalakan terhadap pengendara yang parkir di halaman asrama Haji Sudiang.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat seorang perempuan merekam aksi pemuda yang meminta uang sejumlah Rp30 ribu kepada pengantar jemaah yang parkir di depan asrama haji.
“30-20, semua 20? (bayar parkir). Bisanya itu, wee siniko balik dulue. Siniko balik. Bisanya itu parkir 30 ribu, ku laporko itu,” kata seorang perempuan sambil merekam aksi pemalakan tersebut.
Kapolsek Biringkanaya, AKP Muhammad Tamrin, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya sedang mendatangi lokasi untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
Menurut Tamrin, para pemuda tersebut memanfaatkan lahan parkir di depan asrama Haji selama musim pemberangkatan Haji.
- Kisah Ilham di Lokasi TMMD Ke-128 Jeneponto Menggetarkan Hati Danrem 141 Toddopuli
- Sentuhan Tulus TMMD ke-128: Kepedulian Mengalir Hangat ke Warga Jeneponto
- Gakkumhut Sulawesi Serahkan Tersangka Pemilik 24 Ekor Satwa Dilindungi di Manado, Segera Disidangkan
- AFT Hasanuddin Siaga, Pertamina Pastikan Pasokan Avtur Haji 2026 Aman
- Gakkumhut Sulawesi Imbau Masyarakat di Sekitar Pertambangan Ikut Mencegah Aksi Perambahan Liar
“Di depan rumahnya itu pas depan pagar asrama haji. Artinya dia memanfaatkan lahan parkir itu,” ungkapnya.
Meskipun pihak kepolisian tidak melarang para pemuda untuk melakukan parkir di lokasi tersebut, mereka menegaskan bahwa pemuda tersebut tidak boleh mematok nominal tarif parkir.
Tamrin menyatakan bahwa pihaknya telah memberi peringatan sebelumnya kepada para pemuda untuk tidak melakukan pemalakan.
“Kita tidak setuju karena dia menyebut nominal angka. Kita bilang silahkan mencari rezeki, tapi jangan dipaksa. Seberapapun diberikan ambil saja, tapi jangan dipaksa dan mematok sekian. Tidak boleh, jangan memalak,” tuturnya.
Tamrin juga menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi dari korban terkait insiden ini. Namun demikian, pihak kepolisian telah melakukan pendekatan persuasif kepada para pelaku dan siap untuk mengambil tindakan hukum jika diperlukan.
Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di masyarakat setempat, terutama mengingat adanya upaya pemerasan terhadap pengunjuk parkir yang sebagian besar adalah pengantar jemaah Haji.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat menangani masalah ini dengan tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
