Terkini.id, Makassar – Kepala Bappeda Kota Makassar Andi Khadijah Iriani mengatakan, ada banyak kebutuhan masyarakat yang bisa dijangkau dengan dana kelurahan.
Salah satunya pengerukan saluran drainase yang menjadi penyebab terjadinya banjir dan genangan.
Iriani berharap tidak ada lagi alasan untuk tidak menggunakan dana kelurahan secara maksimal. Sebab, pengalokasian dana tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan kelurahan lebih mandiri dalam mengelola anggaran.
“Tahun ini kita harapkan penyerapan dana kelurahan lebih maksimal,” kata Iriani, 5 Februari 2020.
Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar mengharapkan kelurahan memaksimalkan anggaran tahun 2020.
- Makassar Bersiap Jadi Kota Filantropi Nasional, BAZNAS Dorong UPZ hingga Kelurahan
- Perusahaan Tambang Garap Lahan Bersertifikat SHM Warga di Lutim, PT CLM dan PT PDS Disoroti DPRD
- Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026
- Listrik Gowa Berpotensi Padam Malam Ini, Berikut Daftar Wilayah yang Terdampak
- KPPU Dorong Persaingan Usaha Sehat dan Kemitraan Setara di Maluku
Karena dana kelurahan di Kota Makassar pada tahun ini terbilang besar. Totalnya mencapai Rp 452 juta untuk setiap kelurahan.
Dana kelurahan pada 2020 di Makassar bertambah karena ada anggaran dari APBN sebesar Rp 352 juta, dan tambahan APBD sebesar Rp 100 juta per kelurahan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
