Barbie Kumalasari Habiskan Rp50 Juta Suntik Vagina Supaya Tidak Berkerut

Barbie Kumalasari Habiskan Rp50 Juta Suntik Vagina Supaya Tidak Berkerut

AT
HZ
Admin Terkini
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Artis yang sering heboh karena mengumbar kehidupan seksualnya, Barbie Kumalasari kali ini mengaku rajin melakukan perawatan kecantikan dan area intim.

Meskipun suaminya menjalani masa tahanan, Barbie Kumala mengaku dirinya total melakukan perawatan vagina karena ingin memberi kejutan suami.

“Gairah kan tetap jalan, meskipun Galih lagi enggak ada tetap perawatan harus ya,” ujarnya di Tanjung Duren, Jakarta Barat diktuip dari viva, Senin 13 Januari 2020.

Kumala mengungkapkan, vagina perlu dirawat meski tersembunyi.

Tak tanggung-tanggung Barbie Kumala rela menggelontorkan dana hingga hampir Rp 50 juta untuk vagina rejuvenation treatment itu.

Baca Juga

“Makanya jangan lama lama Galih keluar nanti enggak kepake udah mehong mehong treatment,” celoteh Kumala lagi.

Terkait peremajaan vagina, spesialis kulit dr. Evelyne Anggun Natalie, Dipl. AAAM dari Dermapro Aesthetic Clinic mengungkapkan pentingnya menjaga kesehatan vagina tersebut.

“Jadi enggak cuma bibir atas, bibir bawah juga makin mengkerut seiring bertambahnya usia, jadi harus dijaga. Karena itu kan fat loss jadi lemaknya makin habis kena gesekan,” ujarnya.

Kumala mengungkapkan dirinya merawat vagina agar tidak kering dan selalu lembap. Dengan demikian akan menambah gairah seksual.

“Dengan treatment ini membantu agar vagina tidak kering dan jadi lebih lembap. Jadi saat berhubungan badan bisa lebih ‘terasa’, gairah seksual juga meningkat.”

Penerapannya akan disuntik di bagian labia luar “Caranya labia luarnya disuntik. Karena makin labia bisa berkerut dan terbuka di bagian tengahnya kelihatan kecil. Secara estetik kan enggak bagus,” ujar dr. Evelyne.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.