Terkini.id, Makassar – Warga Kota Makassar dalam 2 hari ini dihebohkan dengan penangkapan 48 terduga pelaku kriminalitas yang tergabung dalam wadah Batalyon 120.
Adapun tujuan pembentukan Organisasi Masyarakat (Ormas) tersebut memang diciptakan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membina para pelaku kriminalitas jalanan agar dapat menjadi garda terdepan penciptaan keamanan dan kenyamanan di masyarakat.
“Para pelaku kriminalitas jalanan, seperti pelaku balapan liar, pelaku perang kelompok dibina didalam wadah tersebut. Dikarenakan para pelaku masih berusia dibawah umur, olehnya itu Batalyon 120 sengaja diciptakan sebagai wadah rehabilitasi buat mereka. Dan diharapkan nantinya jadi garda terdepan penjaga keamanan dan menciptakan kenyamanan ditengah masyarakat,” kata Wali Kota Makassar, Danny Pomanto.
Di Batalyon 120, kata Danny, mereka ditempa dengan pendidikan Formil, dari pelajaran SD hingga SMA melalui program kejar paket A, B dan C.
Wali Kota Makassar serta segenap unsur Forkopimda berharap agar nantinya para pelaku tersebut tidak terjun lagi kembali sebagai pelaku kriminalitas jalanan.
- Apakah Makassar Aman Usai B120 Bubarkan Diri? Wali Kota Makassar: Tak Tahu
- Diduga Anggota Batalyon 120 Makassar, Pemuda Pencuri HP Diamankan di Polsek Panakkukang
- Kombes Budhi Haryanto: Tak Ada Batalyon 120 Kebal Hukum, Kalau Aneh-aneh Saya Hajar
- DPRD Makassar Angkat Bicara Soal Kasus Batalyon 120
- Wali Kota Makassar Tanggapi Batalyon 120: Saya Akan Sempurnakan Program ini
“Mereka di sana diberi pendidikan, dari pelajaran Sekolah Dasar (SD sampai pelajaran Sekolah Menengah Atas (SMA). Kami selaku Forkopimda berharap agar nantinya mereka tidak terjun lagi menjadi pelaku kriminalitas jalanan, ” anjut Danny Pomanto.
Barang bukti yang berhasil diamankan pada saat penggerebekan merupakan alat yang ada digudang Batalyon 120. Dimana alat mereka itu nantinya akan diserahkan ke Mapolrestabes Makassar untuk dimusnahkan.
“Alat mereka itu ditaruh di gudang, karena nantinya akan diserahkan ke Mapolrestabes untuk dimusnahkan. Dan botol minuman keras itu juga botol kosong, sengaja dikumpulkan untuk dijual,” tambah Danny.
Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Budi Haryanto S. Ik, MH mengatakan bahwa dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, Forkopimda memang membentuk Batalyon 120 untuk memberikan mereka edukasi, pemahaman, menempa para pelaku-pelaku kriminal dengan pendidikan formal dan keagamaan.
“Untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, kami bersama-sama di Forkopimda untuk membentuk suatu wadah agar mereka (pelaku kriminal jalanan) dapat diberi edukasi, pemahaman, pendidikan baik itu formal dan keagamaan. Dimana tujuannya agar mereka tidak kembali mengulangi perbuatan yang sama,” ucap Kombes Budi Haryanto S. Ik, MH.
Terkait dengan kondisi Kamtibmas, dirinya juga memastikan bahwa hingga hari ini masih aman dan diharapkan dengan adanya Batalyon 120, tindak kriminalitas akan terus menurun. Serta barang bukti hasil penggerebekan di Batalyon 120, nantinya akan dimusnahkan.
“Alhamdulillah, Puji Tuhan. Makassar kami pastikan masih aman, dan kami juga berharap agar ke depannya akan lebih aman lagi. Dimana dengan adanya Batalyon 120 tersebut, kelak akan menjadi sumber informasi akurat buat Forkopimda dalam rangka menciptakan situasi, kondisi Khamtibmas kondusif. Barang buktinya digudang, adalah hasil perekrutan dari anak-anak yang sudah sadar dan sudah tidak mau melakukan kejahatan lagi, tentu akan dimusnahkan,” tutup Kombes Budi Haryanto S. Ik, MH.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
