Bawakan Taklim di Mushalla Al Ardh P3E Suma, Begini Pesan Ustadz

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Makassar-Pengurus Mushalla Al Ardh Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Sulawesi dan Maluku melaksanakan pegajian taklim rutin pada bulan Februari 2020/1441 H. Rabu, 12 Februari 2020. Pukul 09.30 WITA sampai selesai.

Adapun topik kajian adalah Beriman Kepada Takdir Allah (Qadha dan Qadar) yang disampaikan oleh Ustadz Muliadi Abu Imron.

Selain jajaran P3E Suma, hadir pula perwakilan dari Balai Gakkum Wilayah Sulawesi, serta seluruh Jamaah Mushola Al-Ardh yang begitu antusias menyimak taklim tersebut.

“Rukun Iman adalah tiang-tiang fondasi keimanan dari seorang muslim, apabila ia memiliki dan mengamalkan rukun iman, maka dia akan memiliki keimanan yang kuat. Dan apabila ia mengabaikan rukun iman dalam hidupnya, maka ia akan dengan mudah diguncang hatinya dengan berbagai masalah dan kegelisahan dalam keimanan,” ujar Ustadz Muliadi Abu Imron.

Dikatakan oleh Ustad Muliadi Abu Imron, selain iman kepada Allah SWT, para Malaikat, Kitab, Rasul dan Hari Akhir, takdir merupakan salah satu dari rukun iman kepada Allah SWT.

Baca juga:

“Ciri dari keimanan seorang muslim adalah meyakini keberadaan Allah SWT, sementara orang yang tidak beriman kepada Allah secara terang-terangan tidak meyakini akan adanya Allah SWT,” tutur Ustadz.

Ia mengatakan, takdir itu ada dan kehadirannya segala sesuatu tidak mesti dilihat, misalnya adanya angin adanya angin dari mana dari tanda ini meskipun tidak terlihat dari mana, kita bisa yakin bahwa Allah itu ada, namun kita tidak melihatnya.

“Adanya gerakan di kehidupan, adanya keinginan dan seterusnya, adanya sesuatu tidaklah mesti harus terlihat, semua tentang karunia Allah SWT di dalam menciptakan alam semesta. Bagi umat yang beriman bahwa Allah SWT yang berhak disembah dan ibadah,” terangnya di depan jamaah.

Selanjutnya, Ustadz menyinggung sejatinya manusia itu hanya berusaha melalui doa-doanya. Manusia hanya meminta sementara yang berkehendak merubah takdir adalah Allah SWT. Namun Allah menjajikan sebab manusia sebagai hamba-NYA itu berdoa, Allah bisa merubah takdirnya,. Jadi sebagai hamba-NYA tidak bisa merubah takdirnya.

“Ketika seorang mukmin memiliki pandangan jauh ke depan, maka akan mempunyai semangat juang yang tinggi. Kalau pandangan kita singkat maka pikirannya akan kendor, sebut saja petani apabila berfikiran pendek tatkala melihat padinya siap panen lalu terserang hama atau gagal panen, maka petani tersebut akan drop/putus asa. Sebaliknya, petani yang berfikiran jauh kedepan, membayangkan panen melimpah dan sebagainya, maka petani tersebut tidak merasakan panasnya matahari, dinginnya hujan, dia juga tidak merasakan betapa beratnya sebagai petani, akan melewati semua itu dengan penuh keindahan dan kenikmatan,” ucap Ustadz Muliadi.

Demikian pula dengan seorang mukmin berpandangan jauh kedepan untuk akherat sebagai kenikmatan dan keindahan hakiki yang tiada omong kosong dan sebagainya itulah yang membuatnya tidak merasakan susahnya membangun ketaatan dan meninggalkan kemaksiatan.

“Kemudian Istiqarah yakni bersahabat dengan orang-orang istiqamah, jangan juga berteman dengan orang yang angin-anginan,” singkatnya.

Ustadz Muliadi berpesan, yang paling penting dari istiqomah tadi adalah berdoa, karena seorang hamba tidak memiliki hati dan tidak mampu menguasai kecuali sang pencipta hati. Allah menguasai segalanya, menguasai segala urusan hamba-NYA.

“Jauh pandangan ke depan untuk akherat kelak jangan untuk kehidupan dunia yang fana, serba menipu dan sebagainya ini. Bersahabtlah dengan orang-orang istiqamah,” pungkas Ustadz mengakhiri taklim di Mushoalla Al-Ardh P3E Suma.

Komentar

Rekomendasi

LKBH Makassar Dukung Kebijakan New Normal

DPC PKB Kabupaten Bone Minta Pemda Perhatikan Pendidikan Pondok Pesantren Ditengah Wacana New Normal

Peduli Masyarakat Kecil Terdampak Pandemi Covid-19, Lembaga Metamorfosis Bersama Tump Clothing Bagikan Sembako dan Masker

Mangatas Tambunan, Capai Angka 203 Jenasah Terduga Covid-19 Ini Warning

BBKSDA Sulsel Gelar Webinar Meretas Jalan Satwa Liar Kembali ke Alam Dimasa Pandemi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar