BBKSDA Sulsel Selenggarakan Talkshow Accarita Konservasi Untuk Pelestarian Satwa Liar Dimasa Pandemi

Terkini.id, Makassar  – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kota Makassar menyelengarakan Talkshow terbuka di lapangan Taman Macan Somba Opu pada Sabtu 06 Maret 2021, Jl. Sultan Hassanuddin Kota Makassar.

 Acara yang dipandu Ratu Paska membahas tentang bagaimana saat sekarang ini masyarakat “Bersinergi membangun solidaritas urban untuk pelestarian satwa liar dimasa pandemi”. kegiatan talkshow ini juga sebagai peringatan Hari World Wildlife Day yang diperingati setiap tanggal 03 Maret dan Hari Bakti Rimbawan tanggal 16 Maret serta Road to HKAN 2021 pada bulan Agustus nanti.

Talkshow “ACO” ini dibuka oleh Walikota Makassar terpilih Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto yang akrab dikenal sebagai Danny Pomanto, yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Iman Hud memberikan sambutan sekaligus secara resmi membuka kegiatan talkshow di Taman Macan.

Baca Juga: Penyidik KLHK Tahan Dua Orang Tersangka Kasus Kayu Ilegal di...

Iman Hud yang baru saja dilantik sebagai Pelaksana Tugas itu hadir mewakili Walikota Makassar, Danny Pomanto.

“Jika berbicara konservasi bukan hanya menyangkut hayati tetapi juga nilai-nilai. Tanggal 3 Maret diperingati sebagai Hari Alam Liar Sedunia atau World Wildlife, dimana ini merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan nilai penting satwa, flora dan kehidupan liar dunia, terutama terancam punah dan yang dilindungi, sekali lagi kami apresiasi kegiatan ini dan secara resmi kami buka mewakili Pemerintah Kota Makassar,” kata Iman Hud

Baca Juga: Gelar Vaksinasi Covid-19, Satker LHK SulSel KLHK Komitmen Sukseskan Vaksinasi...

 Selanjutnya Iman Hud mengingatkan, seperti kita ketahui tanggal 3 Maret diperingati sebagai World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia. Peringatan World Wildlife Day ditetapkan oleh Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). World Wildlife Day atau Hari Alam Liar Sedunia merupakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan nilai penting satwa, flora, dan kehidupan liar dunia, terutama yang terancam punah dan dilindungi.

“Peringatan ini mempunyai makna yang sangat penting terhadap perlindungan kehidupan alam liar di dunia. World Wildlife Day merupakan bentuk perayaan akan keragaman flora dan fauna liar sekaligus kampanye untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi flora dan fauna liar bagi manusia. Peringatan Hari Alam Liar Sedunia yang diselenggarakan kali ini merupakan salah satu agenda dari sejumlah rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (Road to HKAN). Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Hari Konservasi Alam Nasional, Hari Konservasi Alam Nasional ditetapkan pada tanggal 10 Agustus,terang Iman Hud yang mewakili Danny Pomanto.

Danny Pomanto menambahkan bahwa Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan Makassar sebagai Kota Dunia dan Smart City bertekad tidak hanya memprioritaskan pembangunan infrastruktur, kesehatan, ekonomi namun juga  bertekad untuk membangun lingkungan hidup yang ramah dengan pelestarian keanekaragaman hayati yang ada di Kota Makassar sebagai satu kesatuan, Keberadaan Hutan Kota ditengah tengah pemukiman dan pusat lokasi pendidikan, Pembangunan Taman Kota yang menarik tidak hanya bagi penduduk kota tetapi juga bagi satwa, disamping itu keberadaan penataan areal hutan mangrove yang berada ditepi sungai dan pantai Kota Makassar menjadikan kota sebagai tempat sekaligus rumah bagi satwa liar. Keseluruhan penataan ruang yang ada guna mewujudukan Makassar yang layak dihuni (Liveable City) dan kota yang tenang dan damai (Resilent City).

Baca Juga: Hari Hutan Internasional 2021, Restorasi Hutan Pulihkan Kesehatan, Ekonomi dan...

Pada kesempatan Talkshow ini Danny Pomanto bersama kepala Balai Besar KSDA Sulsel Thomas melaunching  Wild Rescue Unit (WRU) dan Call Center satwa liar Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan.

Melalui Iman Hud yang juga Kepala Satpol PP Makassar, Walikota Makassar, Danny berpesan dengan peluncuran Wild Rescue Unit (WRU) dan Call Center Satwa Liar ini, pelayanan dalam penanganan satwa di Kota Makassar berjalan dengan lancar dengan dukungan kesadaran publik yang tinggi.

“Saya mengharapkan peran aktif dan kerjasama yang baik antar institusi dan para pihak serta seluruh masyarakat untuk mewujudkan perlindungan satwa liar dilindungi undang- undang serta melestarikan satwa liar yang ada di Kota Makassar untuk pembangunan manusia yang berkualitas untuk semua,” tutup Danny.

Direktur Direktorat Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu drh. Indra Exploitasia, M.Sc mengapresiasi kegiatan Talkshow yang digelar sesuai protokol kesehatan di Taman Macan Makassar.

Dirinya juga mengapresiasi BBKSDA Sulsel yang menjalin kerjasama dengan Pemadam Kebakaran Kota Makassar, serta kolaborasi yang baik dengan para pihak lainnya seperti instansi Dinas Lingkungan Hidup, Balai Karantina, jasa Pengiriman JNE, Garuda Indonesia, Cargo, Pertamina dan pihak Bank BRI.

“Kedepan, bagaimana kita melestarikan dan menjaga habitat dan menjadi tetap lestari dan semoga acara berjalan lancar,” harap Direktur Konservati dan Hayati menutup sambutannya secara virtual.

Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan Ir.Thomas Nifinluri, M.SC selaku pihak penyelenggara dalam welcome speech-nya mengatakan, acara talkshow ini selain mengedukasi juga sangat penting dalam memperkuat sinergitas BBKSDA Sulsel dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dalam rangka mengelola Keanekaragaman Hayati pada lokasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Makassar, dan sinergitas dengan Tim Animal Recue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dalam penyelamatan satwa liar diharapkan akan  semakin mendukung visi Kota Makassar Sombere dan Smart.

Sponsored by adnow
Bagikan