BBKSDA Sulsel Serahkan Indukan Rusa Timor kepada Penangkar di Desa Cakura

BBKSDA Sulsel
BBKSDA Sulsel Serahkan Indukan Rusa Timor kepada Penangkar di Desa Cakura

Terkini.id, Makassar – Penyerahan Indukan Rusa Timor kepada para Penangkar oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSADA) Sulsel dihadiri 35 orang peserta yang terdiri dari Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar, PT. Pertamina, TNI, Polri, aparat Desa Cakura Kabupaten Takalar, serta para pejabat struktural BBKSDA Sulsel dan Kelompok Pemberdayaan Masyarakat “Mammetang”.

Kepala Balai Besar KSDA Sulsel, Ir. Thomas Nifinlurii mengatakan acara Penyerahan Indukan Rusa Timor kepada para Penangkar merupakan rangkaian keberlanjutan Program Talaparusi dan bentuk dukungan yang kuat serta komitmen tinggi terhadap upaya konservasi jenis satwa liar dilindungi.

“Dan juga peningkatan serta pengembangan sektor pariwisata khususnya wisata buru di Taman Buru Ko’mara yang merupakan salah satu Role Model Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan,” ujarnya, Minggu, 1 September 2019.

Lanjut Thomas mengatakan, Talaparusi merupakan dukungan kuat dan komitmen yang tinggi dalam upaya peningkatan sektor pariwisata alam di Taman Buru Komara yang ditetapkan sebagai Role Model pertama di Indonesia.

“Dalam pengembangan wisata buru dan salah satu langkah dilakukan dengan pelibatan masyarakat di sekitar Taman Buru Komara. Dengan menjadi keluarga penangkaran rusa rakyat,” terangnya.

Menarik untuk Anda:

Langkah awal. kata dia, dilakukan di Desa Cakura dimana Desa Cakura yang merupakan ‘pintu masuk’ menuju Taman Buru Komara dan desa pioner bagi desa-desa lainnya untuk bersinergi nantinya dalam pengembangan rusa rakyat.

“Penyerahan induk rusa ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat khususnya Desa Cakura dan umumnya masyarakat sekitar kawasan akan pentingnya konservasi rusa dan pelestarian TB Komara,” ucap Thomas dengan semangat.

Sementara itu, Kepala Desa Cakura Nurdiansyah, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ke depannya Desa Cakura diharapkan menjadi desa wisat.

“Khususnya wisata buru maupun wisata alam untuk meningkatkan perekonomian masyarakat cakura serta pengembangan penangkaran Rusa Timorensis di Desa Cakura, merupakan satu-satunya program pemerintah pusat dalam hal ini UPT Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan,” ujar Nurdiansyah.

Kepala Desa juga mengimbau masyarakat penerima indukan rusa untuk dapat memelihara dan merawat rusa sebaik-baiknya untuk mejadi contoh bagi lainnya.

“Kami juga mengusulkan adanya pelatihan teknis membuat pakan rusa yang berbentuk konsentrat,” tambahnya.

Naskah perjanjian kerjasama ini ditandatangani oleh Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan dengan Kelompok Pemberdayaan Masyarakat “Mammetang”, dan dilanjutkan penyerahan SK izin penangkaran.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kalla Meet Berlangsung di Bulan Oktober, Catat Tanggalnya

Bantu Anak Yatim, Ketua GIB: Kami Ingin Mereka Dapatkan Beras Premium Terbaik

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar