Terkini.id, Makassar – Bea Cukai Makassar memeriksa salah satu jamaah haji asal Kota Makassar, Suanarti Daeng Kanang yang sempat viral memamerkan emas yang dipakai ketika tiba di tanah air.
Suanarti yang tergabung dalam jamaah haji kloter 1 Dembarkasi Makassar, Sulawesi Selatan itu, diperiksa Bea Cukai karena diduga melanggar ketentuan batas importasi atas emas yang mencapai 180 gram yang dibelinya di Arab Saudi.
Usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 3 jam, Suanarti langsung keluar dan meninggalkan kantor Bea Cukai Makassar dengan didampingi keluarganya, Senin 10 Juli 2023.
“Silahkan tanya ke Bea Cukai, yang jelas kami sudah klarifikasi,” singkat Ida yang hadir mendampingi Suanarti saat menjalani pemeriksaan di Bea Cukai.
Diketahui, Suanarti Daeng Kana viral di media sosial, karena saat pulang menunaikan ibadah haji, dia memamerkan emas yang dipakainya saat berada di bandara maupun di Asrama Haji Sudiang Makassar, pada 5 Juli 2023 lalu.
Belakangan bobot emas yang diduga dibeli di Tanah Suci tersebut mencapai 180 gram.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Makassar, Ria Novika Sari mengatakan, hingga saat ini pihak Bea Cukai Makassar masih mendalami bobot dan kandungan emas yang dimiliki Suanarti Daeng Kanang, sebelum Bea Cukai menetapkan besaran bea pajak importasi dari perhiasan tersebut.
“Ya masih dalam proses pemeriksaan, kita periksa dulu barangnya apakah emas asli atau imitasi, kemudian kami akan melakukan perhitungan pajak,” ungkap Ria.
Ria menjelaskan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan nomor 203/PMK 04/2017, batas barang yang bebas bea masuk barang hanya bernilai maksimal 500 dollar Amerika Serikat.
Sementara perhiasan yang berbobot 180 gram, jika emas asli, harga ditaksir mencapai 10 ribu dollar.
Selain Suanarti Daeng Kanang yang periksa, Bea Cukai Makassar juga akan memeriksa jamaah haji asal Makassar bernama Mira Hayati yang mengaku membeli emas 1 Kg yang dipamerkan ke akun media sosial.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
