Bebas Berkat Program Asimilasi, Habib Bahar Terima Kasih ke HRS dan Alumni 212

Habib Bahar. (viva.co.id)

Terkini.id, Jakarta – Habib Bahar bin Smith, terpidana penganiayaan terhadap bocah, akhirnya bebas dari Lapas Pondok Rajeg, Cibinong setelah mendapatkan program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM).

Bahar bebas dari Pondok Rajeg, Sabtu sore 16 Mei 2020. Kebebasannya juga beredar luas lewat sebuah video kemarin.

Dalam Video tersebut, Bahar menyampaikan pernyataan kebebasannya. Ia terlihat memakai baret merah dan didampingi beberapa orang di dalam mobil.

Bahar banyak terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan mendoakannya. Teruntuk umat Islam dan para habaib, terkhusus Habib Rizieq Shihab.

Berikut pernyataan Habib Bahar dalam video berdurasi 1 menit 55 detik itu:

Menarik untuk Anda:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu. Pada hari ini hari Sabtu, tanggal 16 Alhamdulillah Al Fakir Bahar Bin Ali Bin Smith telah bebas dari Lapas Pondok Rajeg, berkat Rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa, khususnya doa para habaib para kiai, dan khususnya para ummat islam.

Alhamdulillah telah keluar dan Insya Allah bisa kembali berdakwah dan berjuang di jalan Allah SWT. Ini kita besama Bang Aziz yang megawal, juga ada panglima kumbang.

Maka saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh umat Islam yang telah mendoakan dan mendukung selama ini, khususnya Al Habib Muhammad Rizieq Shihab beserta seluruh jajaran FPI, pengacara, ormas islam, alumni 212 dan pengurusnya.

Seluruh majlis taklim, umat Islam yang ada di dalam dan di luar Indonesia. Terima kasih banyak, fakir menyampaikan mudah-mudahan Allah akan membalas kebaikan antum semua.

Kita akan kembali berjuang di jalan Allah SWT. Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu,” kata Bahar.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Paul Pogba Bantah Mundur dari Timnas Prancis Gegara Agamanya Dihina

Pasien Sembuh Covid-19 per 26 Oktober Capai 317.672 Orang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar