Terkini.id, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bamukmin membeberkan alasannya ingin menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 mendatang.
Novel mengaku terpanggil menjadi cawapres karena merasa prihatin dengan Wakil Presiden yang menjabat saat ini, yakni Kiai Haji Ma’ruf Amin.
“Jadi, saya terpanggil maju sebagai cawapres karena prihatin dengan ulama yang jadi wapres (saat ini),” ujarnya pada Kamis, 19 Agustus 2021, dilansir dari JPNN.
Novel Bamukmin merasa wajib maju untuk memerdekakan para ulama, aktivis, serta para tokoh.
Sementara, menurutnya, Wapres Ma’ruf Amin yang seorang kiai tak berdaya untuk melakukan itu semua.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
“Saya wajib maju untuk memerdekakan para ulama, aktivis serta tokoh karena wapres sekarang yang kiai sudah tak berdaya,” ungkapnya.
Alasan lain Novel Bamukmin ingin menjadi Cawapres adalah ia menilai bahwa Indonesia sedang dikuasai oleh para pengkhianat negara.
“Untuk itu saya harus siap berkorban untuk negara dan bangsa. Jangankan tidak digaji sebagai cawapres, bahkan siap miskin habis-habisan,” tegasnya.
Novel juga menyinggung bahwa menjadi calon presiden (capres) atau cawapres merupakan hak setiap Warga Negara Indonesia.
Sebab, lanjut mantan Sekjen DPD FPI Jakarta itu, setiap orang bebas untuk memilih dan dipilih.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
