Begini Cara Kader SSR Aisyiyah Sidrap Peringati Hari TB Sedunia

Peringati Hari TB sedunia, Kader SSR Aisyiyah Sidrap menggelar Gerakan Bersama Komunitas Temukan Tuberkulosis (Gerebek TB).

Terkini.id,Sidrap – Peringati Hari TB sedunia, Kader SSR Aisyiyah Sidrap menggelar Gerakan Bersama Komunitas Temukan Tuberkulosis (Gerebek TB).

Kegiatan Gerebek TB dilakukan melalui kontak investigasi.

Koordinator SSR Aisyiyah Sidrap, Salfiah Sanusi mengatakan Gerebek TB tersebut dilaksanakan di 11 kecamatan kemarin di  mulai dari 24 April hingga 2 Mei 2019 mendatang.

Menurut Salfiah Gerebek TB merupakan suatu kegiatan kunjungan rumah yang dilakukan oleh tenaga kesehatan/kader TBC terlatih untuk memberikan edukasi mengenai TBC dan penyakit lainnya.

Selain itu juga untuk melakukan skrining/penapisan gejala TBC dan skrining kesehatan lainnya seperti kesehatan ibu dan anak, imunisasi, gizi, PHBS pada semua anggota keluarga yang ditemui saat itu.

“Jika dari hasil skrining/penapisan ditemukan gejala TBC (1 gejala utama TBC dan/atau  minimal 2 gejala  lain) maka akan diberikan surat rujukan untuk periksa dahak di Fasyankes terdekat,” jelasnya.

Selain itu lanjut Salfiah, juga dilakukan pemantauan kondisi lingkungan fisik rumah seperti pencahayaan, ventilasi udara, penggunaan sarana air bersih dan penggunaan jamban.

Sasaran pelaksanaan Gerebek TB tersebut kata dia, yakni menemukan kontak erat dan kontak serumah pasien TBC, minimal 10 sampai 15 orang. Kontak erat adalah mereka yang tidak tinggal serumah namun dalam aktifitas sehari-hari berada dalam ruang yang sama dengan penderita TBC dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Kontak serumah adalah apabila ada yang tinggal  satu rumah dengan  penderita TBC minimal 1 malam dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

“Semua anak yang berusia di bawah  15  tahun yang merupakan kontak erat maupun kontak serumah harus dirujuk ke puskesmas walaupun tidak bergejala, pungkasnya.

Apa yang dilakukan ini merupakan tuntutan bagi Community TBC Care ‘Aisyiyah Kabupaaten sidrap untuk mampu menjadi  agen  penggerak  untuk mendapatkan atau menggalang dukungan yang lebih luas dari berbagai pihak untuk mendorong pendanaan lokal dalam pencapaian penanggulangan TBC di Indonesia.

“Apalagi saat ini, masalah TBC-MDR, TBC-HIV juga TBC Diabetes menjadi ancaman pada upaya mengurangi penyebaran dan kematian akibat TBC,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Sidrap

POSKI II PTKIS di Sidrap Resmi Ditutup

Terkini.id, Sidrap - Pekan Olahraga, Seni dan Kegiatan Ilmiah (POSKI) II Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku dan Papua