Terkini.id — Mantan Wali Kota Makassar periode 2014-2019, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mendefinisikan pemimpin yang dibutuhkan Kota Makassar saat ini.
Danny menilai pemimpin harus mampu mengakomodir semua kepentingan rakyat. Sebab itu Kota Makassar, kata dia, butuh pemimpin yang independen.
“Bukan pemimpin yang dikendalikan oleh dekkeng,” kata Danny, Senin 5 Oktober 2020.
Danny menyebut pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak menjaga jarak dengan rakyat.
Ia mengatakan banyak calon saat kampanye mendekati masyarakat. Namun, setelah terpilih sulit sekali ditemui oleh masyarakat.
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
- Komisi IX DPR RI Himpun Masukan RUU Ketenagakerjaan di Sulteng, BPJS Tekankan Perlindungan Pekerja
“Saya sudah buktikan saat menjabat, rumah jabatan terbuka 24 jam. Semua masyarakat bisa datang,” kata Danny.
Semua program yang akan dijalankan jika terpilih adalah program untuk kepentingan rakyat. Bukan kepentingan sponsor saat Pilkada.
“Alhamdulillah ADAMA’ dekkengnya hanya Allah dan rakyat,” ungkap Danny.
Sejak melaksanakan kampanye, Danny juga mengaku mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan pemerintah.
“Masyarakat mengaku dipimpong jika mengurus berkas di kantor pemerintah,” pungkas Danny.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
