Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita tampak bela massa demonstran pengeroyok pegiat media sosial Ade Armando saat aksi nasional 11 April lalu dengan menyentil pemerintah, viral di media sosial.
Video wanita seolah bela pengeroyok Ade Armando dengan menyentil pemerintah itu viral usai diunggah pengguna Twitter Ravispa_STB, seperti dilihat pada Kamis 14 April 2022.
Dalam video unggahan netizen itu, tampak wanita itu menyebut bahwa pemerintah harusnya bisa introspeksi diri dari peristiwa yang menimpa Ade Armando dan bukannya malah menuduh pelaku pengeroyok pakar ilmu komunikasi itu.
“Pemerintah harusnya bisa introspeksi diri dari kejadian Ade Armando bukan malah menuduh orang-orang yang mengeroyok Ade Armando dengan sebutan preman meskipun aksi mereka memang tidak bisa dibenarkan,” kata perempuan yang tak diketahui identitasnya tersebut.

Ia pun menilai, peristiwa yang dialami Ade Armando merupakan ungkapan kemarahan dari umat Islam lantaran dosen ilmu komunikasi UI itu kerap menistakan agama.
- Ketum PSI, Kaesang Pangarep Tegur Keras Ade Armando
- Kader PSI Ade Armando: PDIP Partai Sombong, Kesombongan Mereka Mahal
- Ade Armando Resmi Gabung dengan Partai PSI, Bakal Diumumkan Sore Ini
- Ade Armando Yakin Anies Baswedan Bakal Menang Jika Ganjar Pranowo Tak Maju
- Ade Armando Prediksi Anies Baswedan Akan Libatkan Politisasi Islam di Pilpres 2024
“Tak mungkin ada asap jika tidak ada api. Jadi masyarakat yang memang masih mencintai agamanya, mereka sangat marah karena Ade Armando belasan kali menista agama Islam, tetapi tidak ada tindakan aparat,” ungkapnya.
Maka dari itu, kata wanita tersebut, pemerintah maupun aparat penegak hukum jangan menyalahkan masyarakat yang kemudian main hakim sendiri dengan menganiaya Ade Armando.
“Jadi jangan salahkan rakyat yang mencintai agamanya kemudian main hakim sendiri ke Ade Armando. Ingatlah, main hakim sendiri dilakukan karena tidak adanya keadilan dan ketegasan dari para penegak hukum,” tuturnya.
Lebih lanjut, wanita itu meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk introspeksi diri agar kejadian main hakim sendiri seperti yang dilakukan massa pengeroyok Ade Armando itu tak lagi terjadi.
“Jadi buat pemerintah, aparat penegak keadilan, tolong introspeksi diri. Jika tidak, mungkin akan ada lagi kejadian main hakim sendiri,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
