Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Yunarto Wijaya mengomentari wawancara dosen Universitas Indonesia, Ade Armando sebelum dikeroyok dalam demo penolakan penundaan pemilu dan Jokowi 3 periode.
Yunarto menyoroti bahwa ternyata Ade Armando menolak penundaan Pemilu dan perpanjangan massa jabatan Jokowi menjadi 3 periode.
“Ade Armando ternyata penolak ide tiga periode/penundaan pemilu,” kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 11 April 2022.
“Jadi yang gebukin dia tadi jangan-jangan bagian dari 110 juta Big data???” sambungnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Ade Armando babak belur dihajar sekelompok orang di kawasan Gedung DPR RI, Senin, 11 April 2022.
- Yunarto Wijaya: Prabowo Cuma Pakai Satu Strategi, Catut Jokowi, hingga Buka Peluang Gibran Rakabuming
- Ulasan Pengamat Politik Soal Dukungan Jokowi Kepada Ganjar dan Prabowo, Rugikan Siapa?
- Lembaga Survei Rilis Hasil Survei Terbaru, Mayoritas Menolak Wacana Duet Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024
- Keturunan Matulessy Bantah Klaim Pattimura Bernama Ahmad Lussy, Yunarto: Masih Ada yang Ngeyel Juga?
- Pengganti Megawati di PDIP, Yunarto Wijaya: Darah Biru Memiliki Peluang Jauh Lebih Besar
Salah satu asprasi dalam aksi yang diikuti berbagai elemen masyarakat ini adalah menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.
Dilansir dari Liputan 6, Ade Armando ternyata juga menolak wacana Presiden Jokowi menjabat tiga periode.
Bahkan, penolakan Ade Armando ini telah ia sampaikan jauh-jauh hari sebelum demonstrasi terjadi, melalui sebuah tulisan.
Host Cokro TV ini menilai bahwa upaya perpanjangan jabatan presiden tidak sesuai dengan konstitusi dan tidak pantas diupayakan.
“Kalau itu dilakukan, kita mengkhianati demokrasi. Secinta-cintanya kita pada Jokowi, kita tetap harus menjunjung tinggi kesepakatan-kesepakatan yang kita ambil dalam proses memperjuangkan demokrasi,” tulis Ade Armando pada Februari 2022.
Lalu, tepat pada hari Aksi 11 April, Ade Armando kembali menyatakan penolakannya terhadap wacana ini.
Ia bahkan mendatangi lokasi demo di Gedung DPR/MPR RI dan mengaku turut mendukung para peserta menolak perpanjangan masa jabatan presiden.
“Siapa pun partai politik masih berpikir untuk memperpanjang 3 periode harus tahu bahwa masyarakat enggak suka sama itu,” katanya dalam wawancaranya.
Namun, tak lama berselang wawancara tersebut, ada beberapa orang yang meneriaki Ade Armando dan pada akhirnya terjadi pengeroyokan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
