Terkini.id — Belanja Langsung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemprov Sulsel dirasionalisasikan atau pangkas sebanyak 50 persen.
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, pemotongan tersebut berdasarkan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Beberapa belanja langsung yang dipotong diantaranya perjalanan dinas, makan-minum, proyek fisik dan beberapa item lainnya.
“Hasil rasionalisasi itu sebanyak Rp564 miliar, itu nantinya akan dibagikan ke kabupaten/kota,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Kamis 13 Juni 2019.
Kepala Bappeda Jufri Rahman menambahkan, rasionalisasi dilakukan, karena dikhawatirkan OPD tidak mampu menghabiskan anggaran belanja hingga akhir tahun.
“Apalagi ini sudah bulan 6 (Juni), kemungkinan beberapa OPD tidak akan habiskan itu anggaran hingga akhir tahun,” ungkap Jufri.
Menurutnya langkah tersebut terbilang tepat, sebab jika hal itu tidak dilakukan, anggaran belanja akan menjadi Silpa.
“Hasil dari pemangkasan ini, akan dibagi hasil ke kabupaten/kota, karena itu belum disalurkan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
