Beli Bensin Pakai Aplikasi, Kang Parkir: Yang Bikin Aturan Udah Kenyang Makan Duit BBM

Beli Bensin Pakai Aplikasi, Kang Parkir: Yang Bikin Aturan Udah Kenyang Makan Duit BBM

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Aturan baru terkait pembelian BBM jenis Pertalite mewajibkan para pembeli untuk menggunakan aplikasi MyPertamina masih menjadi sorotan publik.

Pengguna media sosial dengan nama akun Kang Parkir @ToniHar63 juga mengeluarkan sindiran pedasnya untuk pembuat aturan ini.

Melalui cuitannya di media sosial Twitter yang dilihat pada, Selasa 5 Juli 2022, Kang Parkir menyebut bahwa yang buat aturan ini sudah kenyang makan duit BBM.

“Yang bikin aturan ini pastinya orang uang udah kenyang makan duit BBM entah halak ati haran Cuma tuhan yang tahu”, cuit Kang Parkir.

Beli Bensin Pakai Aplikasi, Kang Parkir: Yang Bikin Aturan Udah Kenyang Makan Duit BBM

Kang Parkir berpendapat bahwa selama ini pembelian bensin di Pertamina selalu menggunakan uang cash, namun pada kenyataannya Pertamina masih mengalami kerugian.

“Kita juga tahu tapi gak punya bukti. Isi BBM bayar cash tapi rugi terus”, tulisnya lagi.

Selain itu, dia menyampaikan cuitan ini dengan meniru gaya berbicara ala Ahok dengan menyebut memang ini BBM punya bapak lu.

“Taek..Taek, mang ini BBM BBM punya bapak lu? Terpaksa deh gw niru gaya Ahok ngomel”, tulis Kang Parkir menambahkan.

Seperti diketahui, aturan pembelian BBM memakai aplikasi MyPertamina tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat karena dinilai terlalu ribet dan hanya menyusahkan. Terlebih, di pertamina terdapat aturan yang tidak membolehkan mengaktifkan HandPhone.

Kendati demikian, Pertamina tetap memberlakukan aturan ini sebagai salah satu langkah untuk mengetahui BBM subsidi sudah tepat sasaran atau belum.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan bahwa ini merupakan inisiatif untuk melakukan pencatatan awal dalam rangka penyaluran BBM subsidi lebih tepat sasaran.

“Data pengguna yang terdaftar dan telah mendapatkan QR Code ini adalah bagian dari pencatatan penyaluran Pertalite dan Solar agar bisa lehih tepat sasaran, bisa dilihat trennya, siapa penggunanya”, kata Alfian.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.