Benarkah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Dibuka dan Sudah Boleh Umrah?

Terkini.id, Jakarta – Cuitan Imam Masjidil Haram, Abdul Rahman Al Sudais di Twitter membuat banyak pihak salah memahami.

Cuitan Abdul Rahman Al Sudais tersebut menyebutkan bahwa ‘pintu-pintu masjid Insya Allah akan segera dibuka kembali’.

Banyak yang mengartikan bahwa dalam waktu dekat arab Saudi akan membukat dua masjid suci tersebut, yakni Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Selain itu, beberapa postingan di media sosial juga mengartikan itu tanda aktivitas umrah akan kembali dibuka.

Mungkin Anda menyukai ini:

Melihat banyaknya postingan yang salah dipahami, Duta Besar Indonesia Untuk Arab Saudi, Agus Maftuh, menegaskan belum ada informasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah akan segera dibuka dalam waktu dekat.

Baca Juga: Tepat Setahun Corona di Indonesia, Denny Siregar Disindir Soal Kicauan...

“Kami belum mendapat informasi tentang rencana dibukanya kembali dua masjid suci di Mekkah dan Madinah,” ujarnya Jum’at 1 Mei 2020 lalu seperti dikutip dari VOA.

Pada Selasa 28 April pihak Pengurus Dua Masjid Arab Saudi, Abdul Rahman Al-Sudais, mencuit pada Twitter bahwa “pintu-pintu masjid insya Allah akan segera dibuka kembali.”

“Hari-hari (akan datang) ketika kesedihan akan dijauhkan dari umat Islam dan kami kembali ke Dua Masjid Suci untuk Tawaf (berkeliling di sekitar Ka’bah Suci), Sa’i (ritual berlari kecil di antara bukit-bukit Safa dan Marwah) dan berdoa di Al-Rawdah Sharif dan menyapa Nabi (SAW),” kata Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais, kepala dewan pengurus itu sebagaimana dikutip situs tersebut.

Baca Juga: Meski Bawa Surat Bebas Covid, Ribuan Pendatang di Indonesia Dinyatakan...

Agus Maftuh pun menjelaskan bahwa terjemahan yang benar adalah kedua masjid tersebut akan dibuka kembali setelah wabah Covid-19 benar-benar berakhir.

“Terjemahan pernyataan itu tidak seperti yang banyak beredar karena sedianya ada kata ‘akan dibuka’ setelah urusan pandemi virus corona selesai, dengan menunggu arahan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud,” papar Agus Maftuh.

Pemerintah Arab Saudi sendiri telah menangguhkan pelaksaan kegiatan ibadah umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah untuk sementara waktu sejak 26 Februari lalu. Penangguhan tersebut terpaksa dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Bagikan