Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Tiongkok melakukan berbagai upaya agresif untuk menangani penyebaran virus Corona yang pesat.
Presiden China Xi Jinping memperingatkan penyebaran virus baru corona yang mematikan itu semakin cepat. Xi Jinping menyampaikan itu usai mengadakan pertemuan khusus pemerintah pada hari libur Tahun Baru Imlek.
Negara tersebut tengah menghadapi “situasi serius” kata Xi kepada para pejabat senior.
Virus corona saat ini sudah menewaskan setidaknya 42 orang dan menginfeksi sekitar 1.400 orang sejak dideteksi pertama kali di kota Wuhan.
Sementara itu, para peneliti yang berbasis di Inggris telah memperingatkan kemungkinan nyata bahwa China tidak bakal mampu menangani vitus itu.
- Produk UMKM Bulukumba Dipuji, Stand Dekranasda Dikunjungi Mendagri Tito Karnavian
- Meski Kemarau Meluas, BMKG Prediksi Sulawesi Selatan Masih Diguyur Hujan
- Asmo Sulsel Siapkan Garda Terdepan Penjualan New Honda Vario Evo 160 Lewat Edukasi #Cari_Aman
- Ketua TP PKK Gowa Terima Penghargaan Zero Dose, Komitmen Perkuat Imunisasi Anak
- HUT Dekranas 2026 dan HKG PKK Dongkrak Okupansi Hotel di Makassar hingga 90 Persen
Tutup Akses di Beberapa Kota Tiongkok
Pemerintah sampai melakukan Pembatasan perjalanan di beberapa kota yang terkena dampak.
Mulai Minggu (26/01) hari ini, kendaraan pribadi akan dilarang di pusat kota Wuhan yang menjadi sumber wabah virus corona.
Selain itu, Rumah sakit darurat kedua akan dibangun di provinsi itu dalam beberapa pekan untuk menangani 1.300 pasien baru dan ditargetkan selesai dalam waktu setengah bulan, kata surat kabar pemerintah People’s Daily.
Ini adalah proyek pembangunan kilat kedua yang dilakukan: sebelumnya, proyek pembangunan rumah sakit yang akan menangani 1.000 pasien telah dimulai.
Tim spesialis medis juga telah diterbangkan ke provinsi Hubei, tempat Wuhan berada.
Urgensi ini mencermintkan kekhawatiran baik di China maupun tempat lain terhadap virus yang pertama kali muncul pada Desember silam.
Perayaan Tahun Baru Imlek untuk tahun tikus, yang digelar pada Sabtu (25/01), telah dibatalkan di beberapa kota di China.
Di seluruh daratan Cina, para pelancong menjalani pemeriksan suhu untuk mencari tanda-tanda demam, dan stasiun kereta api telah ditutup di beberapa kota.
Hak cipta gambar @StephenMcDonell @StephenMcDonell
Di Hong Kong, level darurat tertinggi telah diumumkan dan liburan sekolah diperpanjang.
Beberapa negara lain, termasuk Indonesia, berurusan dengan kasus serupa, dengan pasien dirawat di ruang isolasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
