Terkini.id, Makassar – Badan Pendapatan Daerah Kota Makassar mencatat potensi retribusi persampahan sebayak Rp86 milliar per tahun.
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Ibrahim Akkas mengatakan jumlah tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan penjejakan jumlah Kartu Keluarga di Kota Makassar beserta jenis bangunan yang ada.
“Jadi kita lihat mi berapa jumlah KK di Makassar, terus kita kalikan mi retribusinya, itu hasil kalkulasi ada potensi sampai Rp86 milliar,” kata Ibrahim, Selasa, 1 Juni 2021.
Kendati begitu, Ibrahim menegaskan kewenangan persampahan sepenuhnya berada di kecamatan. Ia berharap potensi retribusi bisa berjalan secara maksimal.
“Agar target PAD Rp 2 triliun dapat secepatnya dicapai,” sebutnya.
- DPRD Mamasa Pelajari Tata Kelola Pajak dan Retribusi di Bapenda Makassar
- TP2DD Makassar 2026: Digitalisasi Jadi Strategi Utama Dongkrak PAD
- Kepala Bapenda Makassar Dampingi Wali Kota Serahkan LKPD 2025 ke BPK Sulsel
- Bapenda Makassar Ambil Bagian di Musrenbang RKPD 2027, Perkuat Dukungan untuk Pembangunan Kota
- Bapenda Makassar Jadi Rujukan, BPKAD Merauke Datang Belajar Optimalisasi PAD
Pasalnya, hingga saat ini retribusi yang ada masih sangat jauh dari target.
“Jadi jangan hanya Bapenda saja yang jadi tulang punggung, ini sektor-sektor lain masih memiliki potensi yang tinggi, harus dioptimalkan supaya kita bisa secepatnya menuju PAD 2 triliun,” tuturnya.
Sementara, berdasarkan laporan DPRD Kota Makassar, jumlah retribusi sampah rata-rata per tahun hanya mencapai Rp20 hingga 25 milliar.
Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan Mario David mengatakan persoalan utama peningkatan retribusi adalah akibat tak adanya regulasi yang jelas.
Ia mengatakan DPRD tengah merancang 3 Ranperda yang saat ini telah masuk pada Program legislasi Daerah (Prolegda) Kota Makassar yaitu Retribusi Jasa Umum, Khusus dan Usaha.
“Jika ini sudah rampung, itu retribusinya kita bisa naikkan, karena sudah ada payung hukum, kalau ini baik kita bisa pastikan proyeksi Rp86 milliar itu bisa kita capai,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
