Terkini.id, Jakarta – Beredar sebuah rekaman suara yang disebut merupakan percakapan Pilot Sriwijaya Air SJ182 sebelum jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Senin, 9 Januari 2021 lalu.
Rekaman suara tersebut awalnya dibagikan oleh pengguna TikTok Monocolusjunior dan kemudian viral di sejumlah media sosial.
“Percakapan pilot SJ182,” tulis Monocolusjunior di narasi unggahannya.
Dalam video itu, juga tampak Monocolusjunior membubuhkan transkrip dari percakapan antara Pilot dan Co Pliot dengan narasi bertuliskan Pesawat Sriwijaya Air SJ182, S: Sabtu, J: Januari, 18:2, Sabtu 9 Januari.
Mengutip Suara.com, Selasa 12 Januari 2021,
berdasarkan penelusuran fakta dari situs Turnbackhoax.id, rekaman suara itu bukanlah percakapan Pilot dengan Co Pilot atau Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat Sriwijaya Air SJ182.
- Kisah Helmi, Mewarisi Sang Ayah Berangkat ke Baitullah, Jadih CJH Termuda Jeneponto
- Promo "Crazy Red" Dalton Hotel Makassar, Staycation Nyaman dengan Harga Spesial
- Siapkan Kreator Pertanian Hebat, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Digitalisasi Konten Pertanian Berbasis AI
- Kuburan Covid-19 di Gowa Akan Dialihfungsikan? Jenazah Mantan Wali Kota Ternate Mulai Direlokasi
- APINDO Gandeng Pemkab Barru Promosikan Investasi dan UMKM di Rakerkonas 2026
Namun, rekaman suara itu merupakan rekaman dari black box atau kotak hitam pesawat Adam Air KI 574 yang jatuh pada 1 Januari 2007 silam di Perairan Majene, Sulawesi Barat.
Adapun rekaman suara itu telah diunggah sebelumnya oleh kanal Youtube ParahAir dengan judul “ASLI-Rekaman Black Box Adam Air Flight 574” pada 2 Agustus 2008.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa rekaman suara yang disebut percakapan Pilot dan Co Pilot Sriwijaya Air SJ182 itu adalah salah atau hoaks.
Faktanya, rekaman suara tersebut merupakan rekaman dari black box atau kotak hitam pesawat Adam Air KI 574 yang jatuh pada 1 Januari 2007 silam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
