Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini beredar sebuah potongan video mantan pentolan FPI, yakni Rizieq Shihab, di media sosial.
Potongan video tersebut sukses mencuri perhatian netizen hingga tokoh publik, seperti Ferdinand Hutahaean.
Berdasarkan pantauan terkini.id via Twitter, potongan video itu tampak menghinakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
“Jokowi kita ganti namanya jadi Jokodok! Siap turunkan Jokodok? Siap lengserkan Jokodok?” teriak Rizieq pada pendukungnya, sebagaimana dilansir terkini.id dari video.
“Apa pantas tinggal di Istana? Siap keluarkan dari Istana? Siap lengserkan? Takbir! Siap serbu Istana? Siap ambil alih kekuasaan? Takbir!”
- Pendakwah UAS: Mungkin karena Rizieq Shihab, Azab Allah Belum Turun
- Habib Rizieq Ngaku Dapat Pesan dari Rasulullah: Disampaikan ke Saya
- Sindir Pedas Rizieq, Husin Shihab: Bagaimana Mungkin Revolusi Akhlak sementara Dirinya Minim Akhlak?
- Rizieq Sebut Indonesia Darurat Kebohongan, Eko Kuntadhi: Mungkin karena Para Pengasong Agama Sering Sebar Berita Bohong
- Nikita Mirzani Lebih Pilih Dipenjara daripada Minta Maaf ke Rizieq, Hisyam Mochtar: Mulutmu Harimaumu
Selain itu, di dalamnya juga terdapat seruan untuk membunuh semua penyerang umat Islam tanpa harus menunggu tanggapan Pemerintah.
“Kalau besok terjadi lagi peristiwa penyerangan umat Islam, saya minta kepada umat Islam tidak usah nunggu Pemerintah, bunuh semua!” imbau Rizieq, tampak berapi-api.
“Berani bunuh pendeta-pendeta radikal? Berani habisi Kristen radikal? Takbir!” pungkasnya.
Video berdurasi sekitar satu menit sepuluh detik tersebut diunggah oleh seorang netizen dengan akun Rizieqdivist.
“Imam besar jempolnya? Kapan nih nurunin Jokowi? (Emoji tertawa),” tulis sang netizen dalam kolom keterangan, dikutip terkini.id pada Sabtu, 19 Juni 2021.
Bahkan Ferdinand Hutahaean pun tampak membagikan ulang video tersebut dan mengungkapkan kengeriannya hingga menyebut bahwa Rizieq Shihab memang pantas dihukum berat.
“Ngeri sekali narasi Rizieq ini ya, kasar dan sadis bangat orang ini. Masa memprovokasi warga untuk membunuhi yang lain,” tanggapnya.
“Memang sudah seharusnya orang ini dihukum berat..!!” tutup Ferdinand sambil menandai akun resmi Mahkamah Agung, Kejaksaan, Humas Polri, hingga Puspen TNI.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
