Terkini.id, Makassar – Sejumlah nama yang diundang melakukan penyuntikan vaksin Covid-19 perdana di Makassar tidak memenuhi persyaratan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Agus Djaja Said menyebut dari 32 orang yang diundang melakukan penyuntikan vaksinasi Covid-19, hanya 21 yang terdaftar.
“Namun hanya 11 yang dinyatakan lolos,” kata Agus, Kamis, 14 Januari 2021.
Agus menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tak bisa melakukan vaksinasi. Seperti tekanan darah tinggi. Selain itu, pada saat screening itu, ada 16 pertanyaan yang harus dijawab.
“Jika ada yang tidak sesuai maka akan ditunda, atau tidak diberikan sama sekali. Jadi intinya kejujuran,” ungkapnya.
- Asfar Haramain Internasional Hadir di Jakarta, Sediakan Layanan Perhotelan hingga Visa untuk Travel Umrah dan Haji
- Penyaluran LPG 3 Kg di Pinrang Dipastikan Normal, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan 18.480 Tabung
- Kalla Run 10K Segera Digelar, Rute Lebih Presisi dan Tersertifikasi Kelas Dunia
- Atasi Krisis Air Bersih, PLN Peduli dan Human Initiative Hadirkan PLN SEJUK di Jeneponto
- Aplikasi Sipakatau Diluncurkan, Pengawasan Kualitas Air Minum di Makassar Menuju Era Digital
Adapun nama-nama yang tidak lolos vaksinasi perdana, antara lain; Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, Kepala Polrestabes Kota Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, dan Sektretaris Daerah (Sekda) Makassar, M Ansar.
Selanjutnya ada nama Kajari Makassar, Andi Sundari. Kemudian Ketua PKK Makassar, Rossy Timur W, dan beberapa perwakilan Forkompinda.
Mereka yang tidak lolos vaksinasi rata-rata lantaran memiliki tekanan darah tinggi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
