Terkini.id, Makassar – Musim hujan di Makassar diprediksi akan mulai pada September 2021. Curah hujan diperkirakan akan meningkat lantaran fenomena iklim global La Nina.
Efek fenomena La Nina sudah terjadi di Indonesia sejak Oktober 2020, yang ditandai dengan peningkatan curah hujan secara drastis, dan diikuti dengan bencana banjir, angin kencang, dan tanah longsor di beberapa wilayah.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan telah melakukan sejumlah antisipasi. Ia mengatakan kemungkinan La Nina bakal berlangsung panjang.
“Saya lihat berita dari BMKG musim hujan mulai September ini, berarti banjir kemungkinan. Pengungsian harus kita siapkan,” kata Danny Pomanto, Jumat, 27 Agustus 2021.
Danny mengatakan salah satu langkah jangka panjang mengantisipasi banjir dengan menyiapkan tempat pengungsian bagi warga.
- Makassar Dilanda Kemarau Panjang, BMKG Imbau Warga Waspada
- Puncak Musim Hujan di Makassar: Wali Kota Danny Pomanto Berbagi Pengalaman
- Makassar Waspada Pohon Tumbang Saat Musim Hujan: Sudah 40 Kasus Dilaporkan
- Pemadaman Listrik Meningkat di Musim Hujan, Wali Kota Makassar Desak Penjelasan PLN
- Dinas PU Makassar Masifkan Pengerukan Saluran Jelang Musim Hujan
“Makanya saya bangun GOR, bisa jadi rumah sakit darurat, bisa untuk olahraga, bisa juga untuk pengungsian. Jadi tidak sia-sia ini,” ucapnya.
Salah satu wilayah menjadi langganan banjir di Makassar berada di Perumnas Antang Kecamatan Manggala dan Perumahan Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya.
“Mengapa selalu terjadi banjir terutama di Kodam III dan Perumnas Antang karena ada sumbatan. Saya sudah perbaiki,” ucapnya.
Danny mengatakan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Balai Pompengan untuk bersama-sama memecahkan masalah banjir.
“Balai juga sudah jalan di blok 8 dan 10. Kita sudah melakukan sejumlah pencegahan dini. Kemungkinan hujan La Nina akan panjang,” sebutnya.
Danny mengatakan dirinya juga akan memperkuat dinas sosial. Pasalnya, peran dinas sosial di tengah bencana banjir sangat dibutuhkan.
“Dinsos hancur, peralatannya tidak lengkap, biar kompor bermasalah, hancur betul ini barang-barang. Saya bilang perbaharui semua itu,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
