Lanjut Pak Saing, sebuah kesyukuran bagi warga karena hasil tani saat ini sudah lancar dijual kepada pembeli, sehingga roda perekonomian terus berputar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan masyarakat banyak yang bercocok tanam. Pembeli sudah masuk ke Rongkong hingga Seko. Dahulu, petani harus berjuang membawa hasil kebun ke Sabbang dengan jarak tempuh berhari-hari. Berapapun harganya, pasti akan kami jual,” kisahnya kepada penulis.
Selain itu, internet juga sudah bisa dinikmati oleh warga, Wireless Fidelity (WiFi) terpasang.
“Sekarang wisatawan juga sudah banyak yang ke sini. Pemikiran masyarakat di sini juga sudah mulai maju karena adanya infrastruktur dan teknologi. Berdagang dan bertani sudah sangat maju dengan bantuan informasi dari internet,” tambah Pak Saing.
Keindahan Kecamatan Rongkong sangat memanjakan mata, berada di puncak perbukitan. Dari desa tersebut, tampak pemandangan barisan pegunungan hutan tropis yang indah.
- Sulsel Raih WTP, BPK Temukan Persoalan Keuangan Serta Soroti Utang Beban dan Dana Bagi Hasil Rp705 Miliar
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
- Pascakebakaran, RSUD Syekh Yusuf Dapat Suntikan Dana Rp1 Miliar dari Pemprov Sulsel
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkan, Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
Mahasiswa di Luwu Utara sering melakukan kunjungan wisata ke destinasi yang ada di perbatasan Rongkong-Seko. Seperti yang dilakukan oleh rombongan Mahasiswa Unanda Palopo ke Buntu Lemo.
Kata salah seorang mahasiswa Unanda Palopo, Muhammad Aksa Afandi, pengaspalan jalan dari Sabbang-Rongkong-Seko merupakan peningkatan besar di daerah terisolir. Masyarakat Lutra sudah bisa menikmati infrastruktur jalan di Tanah Rongkong.
Menurutnya, pembangunan itu tidak terlepas dari peran Nurdin Abdullah. Ia berharap, jalan ke Kecamatan Seko bisa segera dituntaskan.
“Saya sebagai warga Lutra sangat berterima kasih kepada Bapak NA yang telah melakukan pembangunan di Tanah Rongkong ini. Kami berharap, NA tetap sehat dan diberi samangat dalam menjalani proses hukum. Insyaallah ketika kembali dan selesai menjalani proses hukum, mudah-mudahan jalan bisa tuntas sampai di Seko,” harap pria berumur 22 tahun ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
